19 Gunungan Durian Meriahkan Festival Durian di Candimulyo

bhinnekanusantara.id – Hari ini masyarakat Candimulyo, Magelang menikmati lezatnya durian. Bukan dimakan langsung tetapi dibuat gunungan sebagai ucapan syukur panen berlimpah.

Para petani durian di wilayah Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, kini mulai memetik hasil. Ungkapan syukur atas hasil panen durian yang melimpah tersebut diwujudkan dalam Festival Durian Candimulyo 2019.

Festival Durian Candimulyo 2019 ini diawali dengan kirab iring-iringan 19 gunungan durian yang dibuat oleh 19 desa. Adapun kirab ini dimulai dari SMPN 1 Candimulyo menuju lapangan Kecamatan Candimulyo.

Dalam kirab iring-iringan gunungan durian yang ditampilkan masing-masing desa tersebut juga diikuti kesenian tradisional. Gunungan durian yang dibuat masing-masing desa dipikul beberapa orang dalam kirab tersebut. Warga pun sangat antusias melihat kirab gunungan durian dengan berdiri berjajar di kanan maupun kiri jalan.

Setelah sampai di depan Kantor Kecamatan Candimulyo, dari 19 gunungan tersebut, 18 gunungan diperebutkan untuk masyarakat luas di lapangan. Sedangkan 2 gunungan lagi yang terpilih menjadi juara dibawa menuju tamu kehormatan.

Warga pun sudah mendekati 18 gunungan durian yang berada di lapangan. Mereka datang dari berbagai wilayah, bahkan ada yang datang dari luar Kabupaten Magelang. Saat berebut gunungan durian tersebut, mereka telah membawa peralatan sendiri berupa tang besi.

“Tadi ikut berebut gunungan durian dapat 6 buah. Saya sudah bawa tang untuk memudahkan melepas durian dari gunungan,” kata Qhobir (19), warga Tidar Sari, Kota Magelang, usai berebut gunungan durian di lapangan Kecamatan Candimulyo, Sabtu (9/3/2019).

Hal senada disampaikan Haryanto (62), warga Suran, Candimulyo. Ia juga telah mempersiapkan alat berupa tang besi untuk melepas durian yang diikat di gunungan tersebut. Namun demikian, ia hanya mendapatkan satu buah.

“Ikut berebut gunungan durian dengan peralatan tang. Saya dapat satu buah durian. Ini acara dilangsungkan setahun sekali, untuk rebutan durian ramai, saya tetap senang,” tuturnya.

Ketua Panitia Festival Durian Candimulyo 2019, Triyono mengatakan, festival ini dilangsungkan atas nikmat, rezeki serta terangkatnya nama Candimulyo atas komoditi durian.

“Kami mengangkat dan mempromosikan durian lokal menjadi produk unggulan Kecamatan Candimulyo. Festival ini juga meningkatkan nilai tambah buah durian melalui produk olahan pangan dengan bahan durian,” katanya di sela-sela acara, Sabtu (9/3/2019).

Rangkaian Festival Durian Candimulyo 2019 telah dilangsungkan sejak, Jumat (8/3/2019) hingga Minggu (10/3/2019), besok. Dalam festival ini, katanya, menampilkan 19 gunungan durian, di mana masing-masing desa menampilkan satu gunungan. Sedangkan bahan buah durian yang dirangkai dalam tiap gunungan jumlahnya bervariasi.

“Ada 19 gunungan, masing-masing desa satu gunungan. Untuk gunungannya relatif, ada yang sampai 250 buah, kemudian ada yang cuma 150 buah. Untuk desa saya satu gunungan menghabiskan 150 buah,” ujar Triyono yang juga Kepala Desa Surojoyo.

Adapun panen durian tahun ini di kawasan Candimulyo, katanya, panen pada tahun ini baik. Kemudian diperkirakan hingga bulan Agustus mendatang masih ada durian.

“Alhamdulillah untuk panen tahun ini lumayan baik, namun demikian tidak ada panen raya. Kemungkinan bulan Agustus masih ada durian,” ujarnya.

Keunggulan buah durian dari Candimulyo, kata dia, durian Candimulyo dari rasanya lebih enak. “Keunggulan durian Candimulyo, kalau memang dibandingkan dengan wilayah lain, durian Candimulyo banyak yang merasakan lebih enak,” tuturnya.

Dalam festival ini hadir juga Wakil Bupati Magelang Edy Cahyana yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Durian Candimulyo ke-7. Diharapkan melalui festival ini bisa memperkenalkan seluruh potensi yang dimiliki Candimulyo kepada masyarat luas.

“Kami mengapreasi festival durian ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Peserta cukup banyak masyarakat, kedepan agar lebih baik. Ini bisa memperkenalkan seluruh potensi Candimulyo kepada masyarakat luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

 

Sumber : Detik

Editor : Awlina IMM Polda Jateng