20 Korban Masih Tertimbun Longsor, Polresta Cilacap Kerahkan Anjing Pelacak

20 Korban Masih Tertimbun Longsor, Polresta Cilacap Kerahkan Anjing Pelacak

CILACAP – Sebanyak 20 korban dikabarkan masih tertimbun tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Sementara itu, 23 warga berhasil selamat, 3 orang meninggal dunia.

Untuk mendukung upaya pencarian 20 korban, Polresta Cilacap mengerahkan anjing pelacak (K9) guna mempercepat proses pencarian.

Langkah ini diambil untuk mempercepat temuan korban yang masih tertimbun material longsoran setelah bencana terjadi pada Kamis, 13 November 2025 malam.

Perlu diketahui, hingga Jumat siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Penyisiran terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono menjelaskan K9 dikerahkan untuk membantu mengidentifikasi titik-titik potensial di mana korban dapat ditemukan di bawah timbunan tanah.

“Kami menambah kekuatan personel dan menyiapkan anjing pelacak untuk membantu proses pencarian. Polresta Cilacap akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait hingga seluruh korban ditemukan,” ujar Kombes Adhy.

Selain penggunaan K9, personel Polri ditempatkan di titik-titik rawan untuk membantu penyisiran dan memastikan jalur evakuasi tetap aman. Mereka juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak.

Posko darurat dan dapur umum juga telah beroperasi guna memenuhi kebutuhan dasar warga serta keluarga korban yang menunggu proses pencarian.

Total ada 46 jiwa dari 17 kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah.

Read more