20 Ormas Kompak! Polda Jateng Kunci Sinergi Besar Demi Ramadan dan Idulfitri Aman di Jawa Tengah

20 Ormas Kompak! Polda Jateng Kunci Sinergi Besar Demi Ramadan dan Idulfitri Aman di Jawa Tengah

Semarang – Menjelang puncak arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H, Polda Jawa Tengah memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui kegiatan Pembinaan Ormas dan Deklarasi Damai yang digelar di Hotel Plaza, Kota Semarang, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Binmas ini menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan hingga momentum Lebaran 2026. Mengusung tema penguatan silaturahmi dan sinergitas, forum tersebut dihadiri perwakilan 20 ormas yang selama ini dinilai aktif dan memiliki rekam jejak kerja sama yang baik dengan kepolisian.

Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah menegaskan bahwa peran ormas sangat krusial sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi ini adalah kunci. Kami menitipkan situasi kamtibmas kepada rekan-rekan ormas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan,” ujarnya.

Selain penguatan sinergi, Polda Jateng juga mengingatkan agar ormas tidak melakukan tindakan sepihak dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat (pekat). Jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti hiburan malam yang melanggar aturan atau potensi konflik sosial, ormas diminta segera berkoordinasi dengan kepolisian agar penanganan dilakukan secara profesional dan terukur.

Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Pradhana Agung Nugraha, yang turut hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa ormas merupakan mitra penting pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, kekuatan jaringan ormas di tengah masyarakat menjadi modal sosial yang efektif dalam meredam potensi konflik dan menjaga persatuan.

Sebagai puncak kegiatan, seluruh perwakilan ormas membacakan dan menandatangani Deklarasi Damai. Isi deklarasi tersebut antara lain menolak segala bentuk aksi anarkis dan perusakan, mendukung langkah tegas Polri dalam menjaga keamanan, serta siap melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas di wilayah masing-masing.

Deklarasi ini juga memuat komitmen bersama untuk mendukung program pemerintah, menjaga ketertiban lingkungan, serta memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan harmonis di Jawa Tengah.

Polda Jateng berharap sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan ormas mampu menjadi benteng sosial dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, terutama pada periode Ramadan dan Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. (*)

Read more