Akademisi UMC Ingatkan Bahaya Polri di Bawah Kementerian, Dinilai Buka Celah Intervensi Politik

Akademisi UMC Ingatkan Bahaya Polri di Bawah Kementerian, Dinilai Buka Celah Intervensi Politik

CIREBON – Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Arif Nurudin, S.T., M.T., dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana penempatan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Menurutnya, gagasan tersebut merupakan langkah mundur dalam perjalanan demokrasi Indonesia dan berpotensi mengkhianati semangat Reformasi 1998.

Arif menegaskan bahwa reformasi sektor keamanan pascareformasi secara jelas bertujuan memisahkan Polri dari struktur kekuasaan yang berpotensi menimbulkan intervensi politik. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden, sebagaimana diamanatkan konstitusi dan undang-undang, justru dimaksudkan untuk menjaga independensi dan profesionalisme kepolisian.

“Menempatkan Polri di bawah kementerian adalah kemunduran serius. Itu berisiko membuka kembali ruang intervensi politik kekuasaan terhadap penegakan hukum,” ujar Arif dalam pernyataannya.

Ia menjelaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden bukanlah bentuk penguatan kekuasaan, melainkan bagian dari penegasan supremasi sipil dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Presiden bertindak sebagai kepala pemerintahan yang dipilih secara demokratis, sehingga pengawasan terhadap Polri tetap berada dalam kerangka konstitusional dan akuntabel.

Menurut Arif, Polri yang independen merupakan prasyarat mutlak bagi penegakan hukum yang adil, profesional, dan bebas dari tekanan kepentingan jangka pendek. Jika Polri ditempatkan di bawah kementerian tertentu, maka orientasi penegakan hukum dikhawatirkan akan bergeser mengikuti arah kebijakan politik sektoral.

Sebagai akademisi, Arif mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat isu ini secara jernih dan historis. Ia menekankan bahwa agenda Reformasi 1998 lahir dari keinginan kuat masyarakat untuk membangun institusi keamanan yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik, bukan kepentingan kekuasaan.

“Menjaga Polri tetap berada langsung di bawah Presiden adalah bagian dari komitmen menjaga cita-cita reformasi, demokrasi, dan negara hukum,” pungkasnya. (*)

Read more

Ditpolair Korpolairud Gagalkan Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Pelaku Ditangkap

Ditpolair Korpolairud Gagalkan Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Pelaku Ditangkap

Banten – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus tindak pidana perikanan berupa penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) tanpa izin di wilayah Serang, Banten. Pengungkapan ini dilakukan oleh jajaran Direktorat Kepolisian Perairan Korpolairud pada Kamis (09/04) setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas pengiriman

Ditpolair Korpolairud Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Tersangka Diamankan

Ditpolair Korpolairud Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Tersangka Diamankan

Banten – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus tindak pidana perikanan berupa penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) tanpa izin di wilayah Serang, Banten. Pengungkapan ini dilakukan oleh jajaran Direktorat Kepolisian Perairan Korpolairud pada Kamis (09/04) setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas pengiriman

Kunker di Polres Bartim, Wakapolda Kalteng Cek Kesiapsiagaan Dalmas dan Karhutla hingga Salurkan Bansos untuk Relawan

Kunker di Polres Bartim, Wakapolda Kalteng Cek Kesiapsiagaan Dalmas dan Karhutla hingga Salurkan Bansos untuk Relawan

Barito Timur - Wakapolda Kalimantan Tengah, (Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Barito Timur (Bartim), Senin (13/4/2026). Dalam kunkernya tersebut, Wakapolda Kalteng meninjau sejumlah kegiatan strategis yang menitikberatkan pada kesiapsiagaan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana operasional. Pada kegiatan yang berlangsung di halaman

Kunjungi Polres Bartim, Wakapolda Kalteng Tinjau Kesiapsiagaan Dalmas dan Karhutla Serta Salurkan Bansos untuk Relawan

Kunjungi Polres Bartim, Wakapolda Kalteng Tinjau Kesiapsiagaan Dalmas dan Karhutla Serta Salurkan Bansos untuk Relawan

Barito Timur - Wakapolda Kalimantan Tengah, (Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Barito Timur (Bartim), Senin (13/4/2026). Dalam kunkernya tersebut, Wakapolda Kalteng meninjau sejumlah kegiatan strategis yang menitikberatkan pada kesiapsiagaan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana operasional. Pada kegiatan yang berlangsung di halaman