oleh

Analisis BMKG soal Gempa Darat Pemalang dan 13 Sesar Aktif di Jateng

Pemalang – Gempa darat magnitudo (M) 2,7 guncang Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (13/9) lalu. Begini analisis BMKG soal gempa darat di Pemalang tersebut dan sesar aktif di Jateng.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Hery Susanto Wibowo mengatakan, gempa tektonik di Kabupaten Pemalang merupakan adanya aktivitas subduksi. Yakni gempa bumi yang bersumber dari sesar lokal aktif dan memiliki kedalaman dangkal.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas subduksi. Dalam arti lain, gempa yang bersumber dari sesar lokal aktif dengan kedalaman dangkal,” jelas Hery , Jumat (16/9/2022).

Gempa darat Pemalang pada Selasa (13/9) pada kedalaman 249 kilometer. Hingga saat ini, BMKG mencatat tidak ada gempa susulan.

Berdasarkan pengamatan BMKG, hingga saat ini belum terdapat gempa susulan di Pemalang. Untuk itu, kepada warga diimbau untuk tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak terdapat gempa susulan. Kepada warga kami imbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” sambungnya.

Namun demikian, ia juga mengimbau agar warga memeriksa bangunan tempat tinggalnya sebelum kembali masuk rumah, saat setelah terjadi gempa. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa. Tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan bangunan rumah,” ujarnya.

Sesar Aktif di Jateng

Hery menambahkan, di Jawa Tengah terdapat 13 sesar aktif. Tetapi, peristiwa gempa tidak bisa diprediksi sebelumnya. Pemetaan sesar ini dilakukan untuk mempermudah mitigasi bencana.

“Gempa bumi belum bisa diprediksi kapan, di mana, besarnya terjadi. Dengan kita mengidentifikasi sesar aktif ini bertujuan sebagai acuan untuk mitigasi bencana gempa bumi. Di Jawa Tengah ada 13 yang membentang dari barat ke timur,” jelasnya.