Anggota Polres Karanganyar Gencarkan Patroli di Tempat Hiburan Malam

bhinnekanusantara.id – Anggota Polres Karanganyar rutin melakukan patroli di sejumlah tempat hiburan malam dan titik keramaian guna mengantisipasi potensi penyebaran virus corona atau covid-19.

Berdasarkan hasil rakor Forkopimda Karanganyar pada Senin (23/3/2020), semua tempat hiburan malam di wilayah Karanganyar ditutup sementara guna mengantisipasi potensi penyebaran virus corona yang kini telah terjadi di beberapa daerah.

Guna menindaklanjutinya, anggota kepolisian dari Polres Karanganyar rutin melakukan patroli di sejumlah tempat hiburan malam.

Wakapolsek Jaten, Iptu Maryadi menyampaikan, patroli rutin dilakukan untuk mengawasi aktivitas di sejumlah tempat hiburan malam. Beberapa anggota telah melakukan patroli di beberapa tempat seperti Karaoke Rainbow dan Happy Puppy. Tempat tersebut sudah ditutup sementara sejak Jumat (20/3/2020).

“Kami hanya patroli. Nanti malam kami akan patroli juga di beberapa tempat penginapan di Jaten. Memberikan imbauan supaya tidak ada kerumunan dan penerapan SOP kesehatan,” katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu untuk mengantisipasi adanya kerumuman di tempat publik, pihaknya juga rutin menyambangi tempat tongkongan di sekitaran Flyover Palur.

Kapolsek Colomadu, AKP Sentot Ambar menambahkan, dengan kondisi darurat covid-19, pihaknya terus memantau aktivitas masyarakat terutama lokasi yang kerap digunakan sebagai tempat tongkrongan anak muda. Seperti di sepanjang jalan menuju Bandara Adi Soemarmo, sekitar De Tjolomadoe dan Hotel Alana.

“Dua tempat hiburan (karaoke) sudah tutup, termasuk panti pijat. Kalau ada yang berkerumum di angkringan, kami imbau. Sampai saat ini tidak ada protes dari masyarakat. Ketika disuruh pulang, langsung pulang,” terangnya.

Terpisah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, di tengah mewabahnya virus corona, semua tempat hiburan harus tutup sementara waktu. Apabila kedapatan masih ada tempat hiburan yang beroperasi, pihaknya akan memberi sanksi.

“Kalau nekat ya bisa dicabut izinya,” tegas Juliyatmono.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi