Angka Bullying Naik, Polresta Malang Kota Perketat Pengawasan di Lingkungan Sekolah

Angka Bullying Naik, Polresta Malang Kota Perketat Pengawasan di Lingkungan Sekolah

MALANG - Angka kasus perundungan (bullying) di Kota Malang pada 2025 menunjukkan tren peningkatan. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polresta Malang Kota mencatat terdapat 8 kasus sepanjang 2025, naik dibanding 6 kasus pada 2024.

“Ada peningkatan dua kasus, dan ini menjadi perhatian serius kami,” tegas Kanit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota, Iptu Khusnul Khotimah, usai memberikan sosialisasi pencegahan bullying dan narkoba di SMPN 3 Kota Malang, Rabu (26/11).

Khusnul menegaskan bahwa sebagian besar kasus perundungan tahun ini melibatkan pelajar, terutama siswa jenjang SMP. “Ini alasan kami turun langsung ke sekolah-sekolah. Pelajar harus tahu bahwa bullying bukan tindakan main-main, ada risiko dan hukuman pidananya,” tegasnya.

Polresta Malang Kota kini melakukan roadshow anti-bullying ke sekolah-sekolah sebagai langkah preventif untuk menekan kejadian perundungan. “Kami ingin angka kasus tidak semakin bertambah. Edukasi adalah langkah awal untuk mencegah,” lanjutnya.

Lebih dari itu, Khusnul juga menegaskan bahwa perundungan bukan sekadar kenakalan remaja, tetapi tindakan yang dapat merusak masa depan korban. “Korban bullying bisa depresi hingga bunuh diri. Ada yang sampai sekarang masih kami dampingi psikolog, bahkan ada yang dirujuk ke rumah sakit jiwa,” ujarnya.

Menurutnya, penyebab terbesar tindakan perundungan biasanya muncul dari keinginan pelaku untuk terlihat hebat di depan teman-temannya. “Motifnya karena ego tinggi. Mereka ingin dominan dan merasa paling kuat, biasanya dilakukan secara berkelompok,” tegasnya.

Khusnul mengingatkan bahwa upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Keluarga dan sekolah harus berperan aktif. “Orangtua harus hadir sebagai teman untuk anak, bukan hanya sebagai pengawas. Tanpa dukungan lingkungan terdekat, upaya pencegahan tidak maksimal,” tandasnya. (*)

sumber: kabarbaik

Read more