Antisipasi Lonjakan Arus Kendaraan Jelang Libur Panjang, Polda Jateng Dirikan 4 Pos Pantau Pengamanan

bhinnekanusantara.id – Polda Jawa Tengah mendirikan empat pos pantau pengamanan guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang masuk Jateng, jelang libur panjang bersamaan cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober 2020.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Syafirudin mengatakan, rangkaian libur panjang pekan depan diperkirakan terjadi lonjakan arus kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah.

“Untuk Jawa Tengah kami akan menerima limpahan arus kendaraan dari arah Jakarta, Jawa Barat, maupun dari Jawa Timur. Baik yang melintas tol maupun jalur konvensional,” ujarnya.

Melihat kondisi itu, pihaknya mendirikan empat pos pantau pengamanan yang tersebar di wilayah Jateng.

“Empat pos itu, pertama di Brebes untuk mengantipasi kendaraan yang melalui Cirebon. Kedua pos di Banyumas, mengantisipasi arus kendaraan dari Tasikmalaya. Pos ketiga Rembang perbatasan Jawa Timur, dan pos keempat di Tol Kalikangkung Semarang,” ujarnya.

Syafirudin memperkirakan, kemacetan diperkirakan akan terjadi Brebes Exit (Brexit Tol) dan Banyumas.

“Kami mengantisipasi jangan-jangan nanti terjadi lonjakan arus lalu lintas karena berangkatnya secara mendadak. Mereka (pemudik) diperkirakan berangkatnya hari Selasa,” tuturnya.

Untuk antisipasi kemacetan parah, kata Dirlantas, khusus kendaraan berat sumbu satu, dua, dan tiga tidak diperbolehkan masuk jalan tol pada (27/10/2020) hingga (28/10/2020).

Kemudian pemberlakuan kembali kendaraan berat tidak diperbolehkan masuk tol, pada (31/10/2020) dan (1/11/2020).

“Kekosongan tanggal (29/10/2020) sampai (30/10/2020) pemudik telah berada di tempat yang dituju. Sehingga dimungkinkan agak lengang. Namun permasalahannya pemudik mengarah ke tempat wisata,” katanya.

Sementara, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pengamanan dilakukan dari pintu tol wilayah Jawa Tengah hingga pintu keluar tol perbatasan Jawa Timur.

“Jadi nanti ada pengamanan dari tol Brebes hingga pintu keluar perbatasan Jawa Timur,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain pengamanan lalu lintas, juga ada pengamanan lain terkait dengan  penanganan Covid-19.
“Satu di antaranya adalah operasi yustisi protokol kesehatan bagi para pemudik,” tuturnya. (SAIBUMI)