Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Kapolresta Solo Himbau Warga Tunda Hajatan

bhinnekanusantara.id – Polresta Solo menghimbau agar masyarakat menunda acara resepsi pernikahan masyarakat selama pandemi virus corona dan status Kejadian Luar Biasa (KLB) diberlakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Kapolresta Solo Kombes pol Andy Rifai mengatakan sudah ada edaran dari Pemkot Solo ke lurah untuk disampaikan ke warga guna menunda hajatan.

“Mulai per hari ini Pemda sudah buat surat ke lurah-lurah untuk mengadakan hajatan di-pending dulu,” kata Kombes pol Andy Rifai, Selasa (24/3/2020).

Polresta Solo juga sudah mengecek lapangan seperti hotel, gedung pertemuan agar kegiatan hajatan bisa ditunda dahulu.

Masyarakat diminta agar mematuhi peraturan dari pemerintah.

Polresta Solo menegaskan agar masyarakat di rumah saja selama mewabahnya virus Corona.

Andy menyampaikan sosialisasi dan pembubaran kerumunan massa sebagai bentuk maklumat Kapolri.

“Kita lakukan sosialisasi dengan kearifan lokal menggunakan Andong,” papar Kapolresta Solo Kombes pol Andy Rifai, Selasa (24/3/2020).

Masyarakat yang berkerumun dan melawan polisi yang membubarkan kerumunan bisa dipidana.

“Melawan Petugas yang membubarkan massa bisa kena Pidana satu tahun,” papar Kapolresta Solo.

Pidana seperti yang diketahui satu tahun penjara bagi mereka yang melawan petugas polisi yang membubarkan kerumunan.

Pengawasan pada kerumunan massa ini akan dilakukan mulai pagi siang dan malam.

“Kita himbauan dulu kalau ada kerumunan massa, tapi kalau tidak mau dihimbau kita bubarkan,” papar Kombes Pol Andy Rifai.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan oleh anggota Polresta Solo ke sekolah dan lingkungan masyarakat.

“Kegiatan ini dilakukan bersama Kodim/0735 Surakarta,” kata Kombes pol Andy Rifai.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi