Aparat Gabungan di Kecamatan Jati Blora, Beri Sanksi Push Up Warga Yang Tidak Pakai Masker

Polres Blora Polda Jawa Tengah | Meninjaklanjuti Inpres No. 06 Tahun 2020 serta setelah resmi dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) Blora nomor 55 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19.

Aparat Gabungan di kecamatan Jati Kabupaten Blora yang terdiri dari petugas Kecamatan, Koramil dan Polsek Jati langsung ambil peran dan melalukan pendisiplinan warga yang kedapatan tidak memakai masker.

Rabu, (02/09/2020) aparat gabungan tersebut melaksanakan penertiban protokol kesehatan di wilayah kecamatan Jati, adapun lokasi penertiban protokol kesehatan meliputi Pasar Klatak, Pasar Doplang, Jalan Perbatasan Singget – Sulursari serta di Pasar Klanding.

Kapolsek Jati AKP Bajuri mengungkapkan bahwa kegiatan penertiban protokol kesehatan yang dilakukan oleh aparat gabungan di Kecamatan Jati tersebut adalah  Sebagai implementasi Inpres No. 06 Tahun 2020 serta Perbup Blora nomor 55 tahun 2020.

“Disini kita melakukan penertiban bersama, dengan tujuan mengajak warga menerapkan 3 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak, sehingga kegiatan perekonomian bisa terus jalan, namun aman dari Covid – 19,” ungkap Kapolsek Jati.

Lebih lanjut AKP Bajuri menjelaskan, tindakan fisik push up diberikan adalah sebagai sanksi sosial, supaya ada efek jera dari warga agar tidak mengulanginya lagi “Setelah kita beri tindakan push up, kita berikan masker gratis,” tandas AKP Bajuri.

Senada dengan Kapolsek, Camat Jati Edi Purnomo,S.Pd menyatakan bahwa aparat gabungan di kecamatan Jati akan terus melakukan penertiban protokol kesehatan secara berkelanjutan, “Intinya kita ingin membiasakan warga menerapkan 3 M, dan jika ada warga yang melanggar protokol kesehatan, maka akan kita berikan tindakan,” ucap Camat.

“Diharapkan masyarakat semakin konsisten dan sadar dalam memakai masker pada saat beraktivitas sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19,” pungkasnya.

Teguh, salah satu pengunjung pasar Doplang mendukung penertiban yang dilakukan oleh petugas gabungan tersebut, pihaknya menyadari bahwa kesadaran masyarakat untuk memakai masker masih kurang, dirinya berharap penertiban terus digelar karena untuk kebaikan bersama, “Kita dukung penertiban dari petugas gabungan, harapannya agar kita semua bisa tertib protokol kesehatan, sehingga corona segera sirna,” tutur Teguh.

(Penulis : Bripka Arip Nirwanto, S.H. – Humas Polres Blora)

Bidhumas Polda Jawa Tengah – Obyektif – Dipercaya – Partisipasi