oleh

Bantu Warga lewat Aspirasi Dewan

bhinnekanusantara.id – Keterbatasan anggaran dana desa (ADD) maupun anggaran desa (AD) membuat warga kesulitan untuk menyelesaikan permasalan yang dihadapi. Seperti banjir, infrastruktur jalan, perekonomian, peternakan, dan lain-lain.

Untuk mendapatkan tambahan anggaran dari pemerintah, warga desa mengharapkan bantuan pemerintah dari jalur aspirasi Dewan. Hal ini mencuat saat reses Bambang Eko Purnomo, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jateng di Kabupaten Kebumen, baru-baru ini.

Di hadapan ratusan peserta reses di Desa Banjarbinangun, Bambang Eko Purnomo mengatakan, sebagai anggota Dewan sudah seharusnya membantu kebutuhan rakyat.

Sejak jadi anggota DPRD Jateng 2009, dirinya juga selalu memperjuangkan aspirasi warga. Sudah ratusan desa yang sudah mendapatkan bantuan berkali-kali. “Jika kesulitan cara bikin proposal, kami dan tim kami siap bantu.

Kami tidak mengambil sedikit pun dana bantuan itu. Seratus persen dana yang turun, untuk warga. Dana dari pemprov langsung ditransfer ke rekening pemohon,” kata anggota Komisi C DPRD Jateng.

Anggota Dewan yang bisa disapa Bambang Eko Kuncir ini menambahkan, setiap kali datang ke dapil, apalagi saat reses seperti ini, dirinya pasti mendapatkan keluhan dan permohonan bantuan dari warga desa dari Pemprov Jateng.

Atas permohonan itu, dia akan berusaha memperjuangkan. Pihaknya tidak ingin mengumbar janji. Jika ada permohonan bantuan dan bisa, maka akan menyanggupinya.

Kalau fifty-fifty pihaknya akan perjuangkan dulu. Namun, kalau sudah pasti tidak bisa, pihaknya juga tegaskan dari awal, tidak bisa. ”Dirinya tidak ingin memberikan janji yang tidak bisa terpenuhi.

Yam kalau kurang percaya, silakan tanya ratusan kades di Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga yang sudah menerima bantuan,” terang Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah ini.

Sementara itu, Suwardi, tokoh masyakat warga Banjarbinangun Kecamatan Petanahan, Kebumen, menyampaikan, kalau desanya telah mendapatkan bantuan dana dari Pemprov Jateng atas aspirasi Bambang Eko Purnomo.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan talud di dekat pondok pesantren yang ada di Desa Banjarbinangun. ”Kami berharap, tahun-tahun berikutnya juga bisa mendapatkan bantuan lagi.

Bantuan yang turun itu kegunaannya tidak hanya satu macam saja. Warga di sini masih banyak yang perlu butuh bantuan dari pemerintah,” pinta Surwadi.

Terpisah, Kades Setrojenar Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen Surip Supangat menyampaikan kalau desanya baru saja mendapat bantuan dari Pemprov Jateng atas aspirasi anggota Dewan Bambang Eko Purnomo. Dikatakan, bantuan tersebut sangat berarti untuk memajukan desanya.

”Bantuan ini sangat berarti bagi kami warga Desa Setrojenar,” kata Surip saat Bambang Eko Purnonomo, meninjau lokasi proyek yang dananya dari bantuan Pemprov itu, Jumat (1/3).

Diakui oleh Kades Surip Supangat, desanya memang mendapat dana ADD dan AD. Namun jumlah dan kegunaannya juga terbatas. Dana bantuan aspirasi ini bisa untuk menutup kebutuhan yang tidak bisa ditutup dengan dana ADD dan AD.

 

 

Sumber : Suara Merdeka

Editor : Aishwarya login by Polda Jateng