oleh

Banyumas Masuk Endemis Demam Berdarah, Partai Perindo Gelar Fogging

bhinnekanusantara.id – Maraknya masyarakat di Kabupaten Banyumas yang terjangkit wabah Demam Berdarah, langsung direspon Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo dengan menggelar Fogging.

Seperti di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Banyumas, ratusan rumah mulai dari RT 01 hingga 06 didesa tersebut tak luput dari Fogging.

Ketua DPD Partai Perindo Banyumas Edi Suratno mengatakan wabah demam berdarah menyebar hampir di seluruh Kecamatan di Banyumas.

Di Desa Pliken ini saja, ungkap Edi, ada tiga orang di RT 3 dan RW 4 yang terkena demam berdarah. Karena itulah, warga mengajukan fogging pada Partai Perindo.

“Fogging ini merupakan fogging lanjutan. Kemaren satu RW belum semuanya di fogging. Karena kemaren belum selesai, jadi hari ini kita selesaikan. Dan kebetulan, wilayah Banyumas ini hampir semua kecamatan merata penyebaran DBDnya,”papar Edi, Minggu (10/3/2019).

Respon masyarakat terhadap fogging Partai Perindo sangat luar biasa. Mereka menyambut gembira fogging yang dilakukan kader partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini.

Sepanjang fogging, warga rela menyediakan makanan dan minuman untuk kader partai bernomer 9 ini. Sehingga, selama fogging berlangsung,ungkap Edi, keakraban dengan warga dan caleg partai Perindo yang memang di hadirkan saat fogging terbina. Termasuk Sekertaris DPW Partai Perindo Jawa Tengah Heri Susanto yang kebetulan caleg DPRD Provinsi nomer urut 1.

“Sambutan masyarakat dengan fogging yang kami lakukan sangat luar biasa. Mereka menyambut gembira aksi baksos yang dilakukan partai Perindo,” jelasnya.

Karena membludaknya permohonan fogging dari masyarakat, ungkap Edy, fogging akan digelar setiap akhir pekan. Ini dilakukan agar semua permohonan warga agar wilayahnya bisa mendapatkan fogging gratis bisa seluruhnya merasakannya.

“Kami sudah menjadwalkan di akhir pekan fogging digelar. Ini kita lakukan, agar semua wilayah yang mengajukan fogging, bisa merasakan fogging,” pungkasnya.

 

 

Sumber : Okezone

Editor : Aishwarya login by Polda Jateng