Bapas Klaten Buka Pos Bapas di Rutan Wonogiri

bhinnekanusantara.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klaten membuat terobosan baru dengan membuka Pos Bapas di Rutan Kelas II B Wonogiri. Kesehariannya, tugas dan fungsi pokok Pos Bapas Rutan Wonogiri akan membantu tugas Bapas Klaten dalam melayani bimbingan dan pendampingan anak maupun klien (narapidana) dewasa.

“Pos Bapas ini dibuka di ruang terpadu Rutan Wonogiri. Hal ini terbentuk atas kerjasama dengan Bapas Klaten. Jadi, hari ini istilahnya launching,” ungkap Kepala Rutan Kelas II B Wonogiri Urip Dharma Yoga didampingi Kepala Keamanan Agus Susanto, Rabu (20/5).

Menurut dia, Pos Bapas Rutan Wonogiri nanti akan melayani klien-klien yang berada di wilayah dan berdomisili di Wonogiri. Selama ini, kata Urip, dengan dibukanya Pos Bapas di Wonogiri dinilai sangat membantu. Sebab untuk pelayanan klien termasuk wajib lapor bagi warga binaan yang mendapat asimilasi, mereka tak perlu jauh-jauh lagi datang ke kantor Bapas Klaten.

“Nanti petugas Bapas akan ngantor di sini. Kita fasilitasi peralatan kantornya seperti meja dan kursi, tapi soal lainnya pastinya sudah dipenuhi Bapas Klaten. Lalu masalah penjadwalannya itu teknis, nanti kita sambil jalan yang terpenting ini kita buka dulu. Jadi, ini langsung bisa beroperasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bapas Klaten, Eko Bekti Susanto mengatakan dibukanya Pos Bapas di Rutan Wonogiri merupakan satu bentuk terobosan baru. Dimana, pihaknya ingin meningkatkan dan mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat. Bapas Klaten sendiri selama ini membawahi tiga wilayah yaitu Klaten, Sukoharjo dan Wonogiri.

“Jarak antara Wonogiri dan Klaten kan jauh, maka kami membuka terobosan baru dengan kami yang mendekatkan pelayanan. Paling tidak bagi yang finansialnya kurang mampu tidak terbebani. Selain itu, adanya Pos Bapas di Wonogiri sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Sebab, selama ini masyarakat awam dengan tupoksi lembaga ini. Banyak yang tahu cuma bertugas melakukan pendampingan peradilan anak, padahal masih banyak lagi,” kata dia.

Lebih lanjut Kepala Bapas Klaten mengatakan, selain meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat hal demikian ada satu sinergi antara Bapas Klaten dan Rutan Wonogiri. Terobosan ini bagi pihaknya sebagai persyaratan untuk menuju WBK sedangkan Rutan Wonogiri sebagai ancang-ancang untuk menuju WBBM. Sebab, Rutan Wonogiri sendiri sejak 2019 lalu sudah meraih predikat WBK.

“Setelah covid ini selesai kami juga ke dalam membuat penilitian masyarakat (litmas). Litmas ini sendiri berfungsi sebagai syarat narapidana untuk memperoleh pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan cuti menjelang bebas. Bahkan, ada visit home juga yang harus kami lakukan,” jelasnya.

Kepala Bapas menyatakan, kedepannya tidak menutup kemungkinan membuat terobosan baru lainnya. Misalnya,membuka Pos Bapas di tiap kecamatan. Mengingat, wilayah Wonogiri yang sangat luas, jarak antar kecamatan sangat jauh, terlebih sampai di kota kabupaten. Setiap kecamatan bahkan berbatasan dengan wilayah provinsi lain.

“Kita nanti juga akan membuat jejaring dengan pihak ketiga di Wonogiri untuk pembimbingan. Untuk tempatnya bisa di BLK. Karena kawan-kawan kita yang sudah di luar belum tentu dapat pekerjaan dan itu bisa diikutkan,” ujar dia.

Kepala Bapas menambahkan, terkait pelayanan di Pos Bapas Rutan Wonogiri akan dibuka secara fleksibel atau disesuaikan dengan kebutuhan namun terjadwal.

“Karena keterbatasan petugas kami yang jumlah kadang-kadang 17 orang dan membawahi tiga kabupaten maka kalau ada permintaan langsung kami kirim petugas. Selain itu, semua kontak klien-klien kami ada di grup. Bisa juga nanti ketika bersamaan dengan kegiatan di Polres dilakukan bersamaan dan ada yang terjadwalkan, tinggal kita koordinasi saja,” tandasnya.

 

Sumber: timlo

editor : dealova @polda jateng #polres wonogiri #polres brebes