Basarnas Evakuasi 18 Jenazah Penambang Emas

Sulawesi – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengangkut 18 kantong jenazah korban penambangan emas ilegal di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (5/3) kemarin.

“Sejak pagi hingga sore hari, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 7 kantong jenazah. Itu artinya sebanyak 18 kantong jenazah telah terevakuasi terhitung sejak 4 Maret. Sementara hasil evakuasi tahap pertama masih sama yakni 27 korban,” ujar Direktur Operasi Basarnas Budi Purnama, Kamis (7/3) pagi dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, banyak material batu yang berada di dalam dan harus dikeluarkan sehingga perlu menggunakan ekskavator long armdengan kapasitas 40 ton. Alat berat ukuran 40 ton ini diharapkan dapat menjangkau material yang berada di dalam gua terowongan tambang emas ilegal tersebut.

“Evakuasi tahap kedua ini 18 kantong jenazah telah kita serahkan kepada tim forensik DVI Polri tinggal menunggu hasil. Jika dikalkulasi dengan evakuasi tahap pertama berarti total sudah 45, itu adalah seluruh hasil yang sudah kita dapat selama 9 hari. Sisanya semoga bisa kita selesaikan dengan maksimal,” tambah Budi.

Hasil Identifikasi Korban Tambang Emas Ilegal Bolaang Mongondow oleh Tim Postmortem DVI hingga Rabu (6/3) pukul 23.00 WITA, yakni:
1. Juslan Rantelinu (36 tahun), Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kab Bolaang Mongondow.
2. Novri Sumaila (27 tahun) Desa Padang Barat, Kec Bintauna, Kab. Bolmong Utara
3. Herlan Okong (21 tahun) Desa Mopusi Kecamatan Lolayan Kab Bolmong.
4. Hajini Mokodompit (42 tahun) Desa Tanoyan Selatan Kecamatan, Kecamatan Lolayan
5. Renti Nanasi, Desa Tudu Aog Kecamatan Bilalang
6. Ilham Gonibala, Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan
7. Eldi Mokodompit (30 tahun) Desa Mopusi Kecamatan Lolayan
8. Heldi Manggo (31 tahun) Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan
9. Arman Andup (46 tahun) Desa Mopusi Kec. Lolayan – Bolmong
10. Erwin Sinalaan (34 tahun) Desa Mopusi Kec. Lolayan – Bolmong
11. Alfiandi Tulong (22 tahun) Desa Tanoyan Selatan Kec. Lolayan -Bolmong

Ada sebanyak lima kantong jenazah (berisi 4 potongan tubuh, 1 utuh) jenazah tidak teridentifikasi dan dimakamkan di pekuburan massal Desa Mopait. Ada dua jenazah belum teridentifikasi dan masih berada di Postmortem DVI RSUD Kotamobagu.

 

 

Sumber : Berita Satu

Editor : Aishwarya login by Polda Jateng