oleh

Bawaslu Optimistis Pengawas TPS Cegah Kecurangan Pemilu

bhinnekanusantara.id – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan optimistis kecurangan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa dicegah dengan pengawas TPS atau PTPS. Menurut Abhan, baru pada Pemilu 2019, PTSP harus ada di setiap TPS untuk melakukan pengawasan proses pungut-hitung.

“Kami optimistis dengan pengawas TPS yang harus ada di setiap TPS, maka kecurangan bisa dicegah karena mereka akan melakukan pengawasan dalam proses pungut-hitung di TPS,” ujar Abhan di Kantor SMRC, Cikini, Jakarta, Minggu (10/3/2019).

Sebagai gambaran, hingga 4 Maret 2019, terdapat 804.918 pendaftar PTPS yang telah memenuhi syarat di seluruh provinsi. Berdasarkan jumlah TPS sebanyak 809.500, maka terdapat kekurangan 4.582 PTPS. “Saat ini Bawaslu sedang melakukan proses perekrutan PTPS,” kata Abhan.

Menurut dia, belum terpenuhinya PTPS tersebut akan lebih besar lagi karena pendaftar yang memenuhi syarat sesuai jumlah sekaligus distribusi lokasi TPS hanya dua provinsi yaitu Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan. Selebihnya, lanjut Abhan, meski jumlah pendaftar yang memenuhi syarat melebihi jumlah TPS, namun belum merata di setiap Kecamatan, sehingga masih ada kekurangan dalam pembentukan PTPS.

Provinsi yang secara jumlah melebihi jumlah TPS terdapat di Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Lampung, Yogyakarta, Bangka Belitung, Jambi, Aceh, Sumatera Utara, Bali, Jawa Timur, Bengkulu, Maluku, Kalimantan Tengah, Banten, Riau dan Kalimantan Timur.

“Sementara provinsi yang secara jumlah belum memenuhi jumlah TPS adalah Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan,” kata Abhan.

PTPS ini, kata Abhan akan dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pengawasan di TPS termasuk mekanisme pungut-hitung. Dia berharap, kehadiran PTPS bisa memastikan proses pungut-hitung berjalan transparan, jujur, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

 

Sumber : Berita Satu

Editor : Bhuwananda login by Polda Jateng