Bentuk Tim Harimau, Kapolres Wonogiri Minta Anggotanya Resapi Ajaran Pangeran Samber Nyawa

bhinnekanusantara.id – Polres Wonogiri membentuk Tim Khusus Pelihara Wonogiri Aman dan Kondusif (Harimau), Senin (8/6).

Tim tersebut untuk mencegah gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonogiri dengan reaksi cepat dan tegas mengantisipasi ancaman yang ada.

Pembentukan tim disertai dengan pelatihan teknis fungsi Shabara di Mako Brimob Gunung Kendil, Boyolali.

Upacara pemberangkatan pelatihan diadakan di halaman Mapolres Wonogiri yang dipimpin oleh inspektur upacara Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing serta Komandan Upacara IPDA Purwanto.

Tim berjumlah 37 personel, terdiri atas dua perwira dan 35 anggota. Mereka akan mengikuti pelatihan selama tujuh hari.

Kapolres mengatakan, pelatihan itu untuk meningkatkan, kualitas sumber daya manusia dan fungsi teknis cara bertindak Sabhara Polres Wonogiri.

“Tujuan membentuk tim ini adalah mencegah gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonogiri. Tim ini adalah tim tindak tegas dan reaksi cepat mengantisipasi ancaman yang ada. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan kesan positif di masyarakat, ” ujarnya.

Kapolres berpesan agar anggotanya meresapi ajaran Pangeran Samber Nyawa (Raden Mas Said) yang merupakan pendiri Kabupaten Wonogiri. Raden Mas Said mengajarkan, bahwa dalam membela negara, seluruh bangsa hendaknya rumongso melu handarbeni (merasa memiliki), wajib melu hangrungkebi (merasa ikut membela), dan mulat sarira hangrasa wani (mawas diri). (dealova)