BPBD DKI Ambil Langkah Antisipasi Banjir

bhinnekanusantara.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi banjir di puncak musim hujan serta saat Jabodetabek berpotensi diguyur hujan ekstrem, akhir pekan ini. Salah satunya adalah memetakan lokasi rawan banjir.

“BPBD telah melakukan pemetaan di 25 lokasi kelurahan rawan banjir untuk mempersiapkan jalur evakuasi pengungsi jika ada pengungsi yang diakibatkan banjir. BPBD juga menyiapkan tenda, perahu karet, dan buffer stok logistik,” ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI M. Ridwan dalam keterangan resmi, Rabu (8/1).

Selain itu, BPBD memonitor peringatan dini dari BMKG terkait potensi hujan dan meneruskan secara real time ke aparat wilayah dan masyarakat melalui media sosial.

Pria yang akrab disapa Iwan itu juga menegaskan koordinasi dengan kelurahan rawan banjir dilakukan guna mengedukasi agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di kali atau saluran air yang dapat menyebabkan penyumbatan saluran air.

“Kami juga memastikan keberfungsian sistem peringatan dini AWS (Automatic Weather Sensor) dan DWS (Disaster Warning System) yang dipasang di 14 lokasi kelurahan rawan banjir,” tegasnya.

Sosialisasi kepada masyarakat untuk melaporkan informasi banjir juga diberikan. Masyarakat bisa mengadukan kejadian banjir atau hal apa pun yang dapat memicu banjir ke call center Jakarta Siaga 112 dan melalui tombol darurat di aplikasi Jakarta Aman.

Iwan juga menyebut adanya pemantauan tinggi muka air dari DSDA setiap 3 jam dan menginformasikan kepada masyarakat melaui media sosial.

BPBD juga mengonfirmasi Dinas Sumber Daya Air terkait kesiapan dan keberfungsian 474 pompa stasioner dan 122 pompa mobile.

Sementara untuk bantuan perahu karet, bantuan alat penyedotan air juga bekerja sama dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan

“Ini untuk mendukung Dinas Sumber Daya Air di wilayah yang tidak terdapat pompa air atau di lokasi cekungan,” jelasnya.

Dinas Sosial juga sudah menyiapkan tenda dapur umum serta tenda pengungsian.

Sementara itu, Satpol PP dan Dinas Perhubungan dikonfirmasi mengenai kesiapan kantong-kantong parkir di lokasi jika ada pengungsian dan pengaturan pengalihan arus lalin di sekitar lokasi banjir.

“Terakhir, ada koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan pengangkatan sampah-sampah yang ada di bantaran kali dan di pintu-pintu air,” ungkapnya.

 

sumber : mediaindonesia

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi