oleh

Bupati Banjarnegara Tak Akan Minta Bantuan Dana Provinsi

bhinnekanusantara.id – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyatakan tidak akan meminta bantuan dana dari Pemprov Jateng hingga akhir masa jabatannya pada 2022. Pemkab Banjarnegara akan mengoptimalkan pembangunan dengan dana dari APBD kabupaten. Hal itu dipicu kekecewaannya lantaran permintaan bantuan ke Pemprov, tahun lalu, tidak dipenuhi. ”Sampai akhir masa jabatan, saya tidak akan minta ke provinsi,” katanya di rumah dinas bupati, Rabu (13/3).

Budhi menjelaskan, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2018, Pemkab Banjarnegara mengajukan permohonan bantuan dan untuk pembangunan jalan alternatif Banjarnegara-Karangkobar lewat Beji-Slatri. ”Jalan itu sebagai alternatif karena jalan provinsi Banjarnegara-Karangkobar longsor di Paweden,” ujarnya.

Saat itu, paparnya, Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko meninjau lokasi longsor dan meminta Pemkab membuat jalan alternatif dengan bantuan Pemprov. Pihaknya mengajukan jalan Beji-Slatri yang berstatus jalan kabupaten. ”Kami diminta menghitung anggaran dan mengajukan ke Pemprov. Saat musrenbang di Cilacap, kami ajukan kebutuhan untuk pembangunan sekitar Rp 30 miliar,” ujarnya. Belakangan Pemprov hanya mengucurkan Rp 1,1 miliar. Itu pun berasal dari dana aspirasi anggota DPRD Jateng.

Karena itu, dia memutuskan tidak akan lagi meminta bantuan ke Pemprov. ”Tapi kalau dikasih, kami akan terima. Yang jelas, kami tidak akan minta,” tandasnya.

Ia menambahkan, pihaknya tetap memprogramkan pembangunan jalan Beji-Slatri dengan anggaran dari APBD kabupaten. Dengan kebutuhan dana sebesar itu, konsekuensinya akan dilakukan penghematan anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). ”Kami programkan tahun 2020 dilaksanakan, dan tidak akan menggantungkan bantuan dari provinsi. Kami yakin dana APBD kabupaten bisa untuk memperbaiki jalan itu,” tandasnya.

Belum ada konfirmasi resmi dari Pemprov tentang pernyataan Bupati Banjarnegara itu. Ketika dihubungi, semalam, beberapa pejabat Pemprov enggan berkomentar.

 

 

Sumber : Suara Merdeka

Editor : Meymey login by Polda Jateng