Cap Go Meh Digelar Usai Tarawih di Pontianak, Ini Skema Pengamanan dan Rekayasa Lalin Polisi

Cap Go Meh Digelar Usai Tarawih di Pontianak, Ini Skema Pengamanan dan Rekayasa Lalin Polisi

PONTIANAK – Menjelang perayaan Hari Raya Imlek 2578 Kongzili, Cap Go Meh 2026, dan rangkaian kegiatan Ramadan 2026, Polresta Pontianak memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan. Hal itu disampaikan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., saat doorstop bersama awak media di Ballroom Presisi Polresta Pontianak, Kamis (12/02/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta didampingi Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, S.H., sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Pontianak.

600 Personel Amankan Malam Imlek

Kapolresta menjelaskan, pengamanan akan dimulai pada 16 Februari 2026 saat malam pergantian Tahun Baru Imlek.

“Untuk malam pergantian Tahun Baru Imlek, kami akan menerjunkan kurang lebih 600 personel guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berjalan aman dan kondusif,” ujar Kapolresta.

Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah vihara, titik keramaian, pusat perbelanjaan, serta jalur-jalur strategis untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat.

700 Lebih Personel Kawal Cap Go Meh

Puncak pengamanan akan terjadi pada perayaan Cap Go Meh atau Naga Bersinar yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026. Mengingat skala kegiatan yang lebih besar, jumlah personel yang disiagakan meningkat menjadi lebih dari 700 orang.

Sebanyak 49 grup naga dijadwalkan tampil memeriahkan perayaan. Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, seluruh atraksi dipusatkan di satu panggung hiburan di depan HARRIS Hotel Pontianak tanpa pertunjukan di titik lain.

Menariknya, perayaan Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Oleh karena itu, melalui kesepakatan bersama, atraksi naga akan digelar setelah salat tarawih hingga sekitar pukul 01.00–02.00 WIB. Setiap grup naga diberi durasi tampil rata-rata lima menit.

“Kami terus berkoordinasi agar pelaksanaan kegiatan tetap menjunjung tinggi toleransi, mengingat momentum ini bersamaan dengan bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Pengamanan Ramadan: Hadrah, Pawai Kendaraan Hias hingga Obor

Selain Imlek dan Cap Go Meh, pengamanan juga difokuskan pada rangkaian kegiatan Ramadan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Beberapa agenda yang menjadi perhatian aparat antara lain: Lomba hadrah pada 14 Februari 2026, Pawai kendaraan hias pada 15 Februari 2026 dan Pawai obor pada 16 Februari 2026

Untuk pawai obor, kegiatan akan dimulai pukul 20.00 WIB dengan rute Masjid Mujahidin – Jalan Ahmad Yani – Bundaran Digulis – Untan – kembali ke Jalan Ahmad Yani dan finis di masjid sekitar pukul 22.30 WIB.

Kapolresta menegaskan pihaknya telah melakukan pemetaan potensi kerawanan, termasuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur pawai, serta antisipasi gangguan kamtibmas.

Toleransi Jadi Kunci

Momentum Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadan yang berlangsung hampir bersamaan dinilai menjadi ujian sekaligus simbol kuat toleransi di Kota Khatulistiwa. Kepolisian bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif.

Dengan kekuatan ratusan personel dan koordinasi lintas instansi, diharapkan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, serta mencerminkan harmoni antarumat beragama yang selama ini menjadi ciri khas Pontianak.

“Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perayaan dengan rasa aman dan nyaman,” tutup Kapolresta. (*)

Read more