oleh

Catut Kitab Suci, Istri Militan ISIS Bolehkan Wanita Yazidi Diperkosa

bhinnekanusantara.id – Seorang istri militan ISIS membolehkan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap wanita Yazidi dengan asalan mereka adalah tahanan perang. Istri militan itu bahkan mencatut kitab suci Alquran untuk membenarkan argumennya.

Istri militan itu berbicara dalam sebuah rekaman video tanpa menyebutkan identitasnya. Dia berbicara dalam bahasa Inggris kepada seorang wanita lain yang bertanya tentang dasar penganiayaan terhadap tawanan Yazidi.

Dia mengatakan para tahanan perang adalah “properti” milik para petempur Islamic State atau ISIS. Dalam rekaman video ponsel itu, dia mengklaim Alquran mengizinkan penyalahgunaan tahanan. “Itu bukan pemerkosaan dalam Islam, karena mereka adalah milik Anda,” katanya dengan mengenakan niqab hitam dan kacamata.

Setelah didesak oleh wanita yang bertanya tentang dalil Alquran tentang masalah itu, istri militan ISIS itu mengakui bahwa dia belum membaca ayat kitab suci tersebut. Dia bahkan mengaku tidak tahu banyak tentang kitab suci umat Islam.

Rekaman video itu dibuat di sebuah kamp pengungsi di Suriah utara ketika Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didudukung Amerika Serikat ingin menghancurkan ISIS di kantong terakhirnya, di Baghuz, Suriah.

“Mereka adalah tawanan perang, dan mereka menjadi budak, itu ada dalam Alquran,” kata istri militan ISIS tersebut.

“Jika itu ada di dalam Alquran, maka siapakah saya yang mempertanyakannya?,” ujarnya.

Ketika diminta untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang dalil yang membenarkan klaimnya, dia berkata sambil tertawa; “Saya tidak tahu banyak tentang Alquran.”

 

 

Sumber : Sindo News

Editor : Bhuwananda login by Polda Jateng