Ciptakan Mudik Lancar, Aman dan Nyaman, Polda Jateng Siapkan 22.000 Personil untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2019

bhinnekanusantara.id-Beroperasinya tol Trans – Jawa dan kesiapan jalan nasional yang menghubungkan Banten, Jawa Barat hingga Jawa Timur diharapkan mampu menekan kemacetan seperti yang telah terjadi saat mudik lebaran beberapa waktu sebelumnya.

Di Jawa Tengah sendiri, dipastikan semua jalur siap untuk digunakan pada arus mudik dan balik lebaran 2019. Sehingga, keberadaan infrastruktur jalan penghubung Jabar-Jateng-Jatim,  diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan kelancaran penggunannya.

Menghadapi moment tahunan tersebut, sebanyak 22.000 personil dipersiapkan Polda Jawa Tengah untuk kenyamanan para pemudik agar lancar dan aman saat berkendara dan melintas di wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Kapolda Jateng, melalui Kabid. Humas Polda Jateng, Kombes. Pol. Agus Trihatmaja,  pengamanan untuk kenyamanan mudik Lebaran 2019 mendatang, tidak hanya dari unsur  Kepolisian Polda Jawa Tengah, namun juga dari beberapa elemen satuan kerja daerah.

“Dalam rangka mengamankan mudik lebaran 2019, kepolisian Jawa Tengah akan melibatkan sekitar 22.000 personil lebih. Yang terdiri dari unsur kepolisian dan instansi terkait,” jelas Kombes. Agus Trihatmaja dalam Prime Topic Dialog Bersama Parlemen, dengan tema Mudik Lancar, Aman & Nyaman di Ruang Bahana, Hotel Noorman Semarang, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, lanjutnya, juga akan dibantu personil siswa pendidikan kepolisian sebanyak 750 orang untuk membantu pengamanan arus mudik lebaran serta arus balik kemudian.

Sementara untuk memudahkan pemudik dalam berkendara dan tidak tersesat jalan jika masuk wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah, pihak Dinas Perhubungan akan menyiapkan informasi petunjuk arah serta panduan mudik. Baik untuk jalur – jalur utama maupun jalur alternatif untuk mengurai kemacetan agar para pemudik semakin nyaman dalam berkendara melewati Jawa Tengah.

“Untuk kesiapan jalan, mulai H-10 jalan sudah clear dari alat – alat kerja dan sudah siap untuk digunakan. Dan untuk kendaraan berat H-6 sudah di bebaskan dari kendaraan angkutan barang,” terang Ir. Satriyo Hidayat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah di tempat dan kegiatan yang sama.

Selain itu diharapkan dari dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan, selain menyiapkan fasilitas informasi mudik serta rest area di sepanjang jalur mudik lebaran untuk kendaraan roda empat, juga diingatkan untuk tidak lupa menyiapkan pula informasi mudik terkait rest area – rest area bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

Sebab, biasanya para pemudik berkendaraan roda dua saat istirahat selalu beristirahat di SPBU dan jika penuh, bisa di tempat seadanya, asal bisa mengistirahatkan badan yang capek.

Oleh sebab itu, fasilitas untuk para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, agar juga diperhatikan dan disiapkan. Agar mereka tidak berhenti di sembarang tempat saat beristirahat.

“Jadi dengan adanya fasilitas – fasilitas yang disediakan untuk pemudik bermotor roda dua. Baik papan informasi yang dapat diakses maupun fasilitas rest area khusus untuk pemudik bermotor roda dua. Hal itu dapat mengurangi atau meminimalisir hal – hal yang tidak diinginkan, seperti tingkat kecelakaan,” tandas M. Ngainirrichard, SHI, anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Secara umum, dinas – dinas atau lembaga terkait mudik lebaran khususnya di wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah sudah sejak dini mempersiapkan moment tahunan tersebut. Agar semua berjalan lancar, aman dan nyaman.

Penulis  : Absa, bhinnekanusantara.id

Silakan berkomentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.