Cuaca Ekstrem Terjang Banyumas, Angin Kencang Rusak 15 Titik
BANYUMAS - Cuaca ekstrem berupa angin kencang memporak-porandakan sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Sabtu (24/1/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat, dalam satu hari, sedikitnya terdapat 15 kejadian bencana yang didominasi oleh angin kencang.
Peristiwa ini tersebar di tujuh kecamatan, yakni Rawalo, Kebasen, Cilongok, Lumbir, Purwojati, Ajibarang, dan Pekuncen.
Dampak yang ditimbulkan cukup masif, mulai dari pohon tumbang yang menimpa rumah warga, memutus jaringan listrik PLN, hingga menutup akses jalan kabupaten.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Dwi Irawan membenarkan rentetan kejadian tersebut.
"Saya mengimbau pada semua warga yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas agar dalam keadaan waspada.
Pada kesempatan ini sudah ada laporan yang masuk terkait bencana cuaca ekstrem sebanyak 15 kejadian," kata Dwi Irawan
Selain angin kencang, BPBD juga menaruh atensi khusus pada kondisi sungai yang berhulu di Gunung Slamet.
Laporan warga menyebutkan air sungai berubah keruh pekat akibat curah hujan tinggi di wilayah atas.
"Kami langsung mengirimkan tim BPBD untuk pemantauan di wilayah Gunung Slamet," jelas Dwi.
Mengingat potensi curah hujan kategori menengah hingga tinggi diprediksi masih akan berlangsung hingga Februari, BPBD meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan.
"Kami mengimbau semua pihak selalu waspada dan siaga. Kesiapsiagaan dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan," tandasnya.
sumber: TribunBanyumas.com