Dalam Rangka Ops Zebra Telabang, Kasat Lantas dan Anggota Jenguk Korban Kecelakaan
SAMPIT - Satlantas Polres Kotim menunjukkan kepeduliannya terhadap korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dengan menjenguk mereka di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Murjani Sampit, pada Rabu (25/11/2025) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela pelaksanaan Operasi (OPS) Zebra Telabang 2025 di wilayah hukum Polres Kotim. Kunjungan ini merupakan wujud empati dan kepedulian jajaran Satlantas Polres Kotim terhadap para korban.
Saat kunjungannya, Kasat lantas Polres Kotim AKP Hariyanto.S.H menyempatkan diri untuk berbincang dengan korban dan keluarga, serta menyampaikan doa tulus agar para korban laka lantas dapat segera pulih dan sembuh total.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnaen.,S.H., S.I.K, M.H melalui kasat lantas AKP Hariyanto a., S.H menjelaskan kegiatan ini dalam rangka Ops Zebra Telabang 2025 "Kami datang untuk memberikan dukungan moril dan mendoakan agar Bapak/Ibu yang menjadi korban laka lantas ini bisa cepat sembuh dan beraktivitas kembali," ujar kasat.
Lebih lanjut, Kasatlantas juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kotim untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara, demi keselamatan bersama.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kami berharap tidak ada lagi korban laka lantas di wilayah kita,"
Kami juga akan terus melaksanakan Himbauan Tertib berlalu lintas untuk mencegah laka lantas di sekitar kota Sampit, serta sosialisasi melalui media elektronik dan media sosial. Ucapnya
Keluarga korban laka lantas juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mereka terhadap Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang telah menunjukkan kepedulian dengan membesuk mereka di rumah sakit. ini menunjukkan sisi humanis Polri dan memberikan dukungan moral bagi keluarga yang sedang menghadapi musibah, sehingga mempererat hubungan baik antara polisi dan masyarakat, ujarnya