Dalang dan Wayang Kulit, Satu Bagian yang Tak Terpisahkan

bhinnekanusantara.idWayang Kulit, merupakan satu seni budaya pemersatu mayarakat dari segala lapisan. Di bumi Jawa khususnya dan Nusantara pada umumnya. Sebab, ketika pertunjukkan wayang di gelar, banyak masyarakat yang berbondong – bondong untuk menyaksikan pertunjukkan wayang. Walau tempatnya jauh sekalipun.

Dalam pertunjukkan wayang, melibatkan beberapa kelompok personil yag saling terkait. Mulai dari nayogo, pengrawit dan sinden. Keterlibatan personil tersebut harus selalu kompak, mendukung jalannya cerita dalam pagelaran wayang kulit. Dan kesemuanya, harus satu komando di bawah kepemimpinan Dalang dalam aktifitas penampilannya.

Sebab, dalam aktifitas wayang kulit, semua atas komando Dalang. Dan yang memainkan wayang disebut Dalang,  Dalang adalah sebagian Aktor penting dalam melakukan Pendidikan Politik dikalangan Masyarakat.

Dari kata Dalang sendiri banyak yang mengartikan nama tersebut. Namun yang paling jelas adalah dapat dipanjangkan menjadi Ngudal Piwulang (membeberkan Cerita/ilmu) juga memberikan pencerahan kepada pemirsa atau penonton.

Konon seorang Dalang harus mempunyai bekal keilmuan yang sangat luas, baik lahiriyah maupun secara spiritual, sehingga dapat menyentuh disemua lapisan  Masyarakat  dan berbagai bidang latar belakang keilmuan.

Yang tentunya, untuk dapat menguasai semuanya, harus dipelajari meskipun tidak secara keseluruhan paham akan keilmuan atau informasi yang nantinya akan disampaikan kepada masyarakat yang menonton pagelaran wayang kulit.

Oleh sebab itu, ketika dalam membangun isi cerita dapat menyesuaikan dengan  perkembangan Zaman dan nilai-nilai kekinian.

Selain itu, sebagai Dalang diharapkan juga ikut berperan serta dalam membangun Moralitas Bangsa yang berbudi Luhur,   tentunya agar Masyarakat dapat memahami Norma-norma kehidupan yang berbudaya berbangsa dan bernegara sesuai dengan aturan-aturan yang ada di Bumi Nusantara Indonesia dan pandangan hidup ber-Pancasila.

Seorang Dalang harus mampu menghantarkan Alur Cerita (Lakon) yang disajikannya dari Judul/Lakon sampai Endingnya harus jelas dan Logika.

Penulis  : Boga SR

Editor   : Absa, bhinnekanusantara.id

Silakan berkomentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.