Dari Ungkap Predator Anak hingga Gagalkan 166 Kg Ganja, Kombes Nanang Haryono Tuai Penghargaan Prestisius

Dari Ungkap Predator Anak hingga Gagalkan 166 Kg Ganja, Kombes Nanang Haryono Tuai Penghargaan Prestisius

KOTA MALANG – Kombes Nanang Haryono dikenal sebagai sosok pemimpin yang menaruh perhatian besar pada perlindungan perempuan dan anak. Selama menjabat Kapolresta Malang Kota ia memprioritaskan penanganan kasus melibatkan anak dan perempuan secara cepat dan tepat.

Komitmen Nanang Haryono terbukti dalam sejumlah kasus menonjol yang memerlukan penanganan segera. Salah satunya adalah pengungkapan kasus predator anak oleh ketua RW di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Tidak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk bertindak. Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan, Satreskrim Polresta Malang Kota berhasil meringkus pelaku sekaligus memberi perlindungan kepada 7 anak yang menjadi korban.

Kecepatan ini menjadi kunci untuk mencegah trauma berkepanjangan pada korban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Menanggapi keberhasilan penanganan kasus itu, Kombes Nanang Haryono menekankan pentingnya responsifitas aparat.

“Kami cepat respons dan lakukan tindakan tepat profesional. Jadi gak sampai 1×24 jam setelah ada laporan, pelaku langsung kita amankan pada 3 Januari kemarin. Dan pemeriksaan masih terus berjalan,” tegas Nanang.

Demikian halnya pada kasus penculikan anak yang berhasil diungkap hanya dalam waktu kurang dari 4 jam usai ibu korban yang dimintai tebusan melapor ke Polresta Malang Kota. Kecepatan pengungkapan ini menunjukkan kesigapan dan efektivitas tim kepolisian di bawah kepemimpinannya.

Pencegahan Bahaya Narkoba untuk Generasi Muda

Komitmen Kombes Nanang Haryono tidak hanya terbatas pada kejahatan terhadap anak dan perempuan, tetapi juga dalam memastikan kondusifitas kota dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba. Hal ini dibuktikan dengan pengungkapan dan penggagalan peredaran narkotika dalam skala besar.

Pada akhir 2024, Polresta Malang Kota berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran lebih dari 166 kg ganja di Kota Malang. Berbagai langkah itu secara nyata berhasil mencegah bahaya narkoba bagi lebih dari 54 ribu warga Kota Malang, termasuk remaja dan anak-anak yang berpotensi menjadi korban peredaran barang haram itu.

Menyadari bahwa target peredaran narkoba seringkali adalah kaum muda, Kombes Nanang Haryono menekankan langkah proaktif kepolisian untuk melindungi masa depan bangsa.

“Beberapa universitas telah kami petakan dan saat ini berada dalam pantauan kami. Kami harus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Berbagai langkah yang dilakukan Kombes Nanang Haryono itu membuktikan komitmennya dalam mengayomi masyarakat, terutama anak dan perempuan sebagai kaum yang rentan kejahatan.

Tidak hanya itu, Nanang juga memastikan kondusifitas Kota Malang dan sekitarnya agar terbangun iklim sosial yang mendukung tumbuh kembang anak dan perempuan.

detikJatim akan kembali menghadirkan detikJatim Awards 2025, ajang penghargaan untuk tokoh masyarakat hingga pelaku bisnis dan instansi pemerintah yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Jawa Timur.

Tahun ini, pemberian penghargaan akan digelar di Grand Mercure Malang Mirama, Kota Malang, pada Rabu 5 November 2025. Anugerah detikJatim Awards 2025 diberikan kepada individu, komunitas, instansi pemerintahan, kampus, DPRD, BUMD, dan perusahaan swasta.

Seleksi penerima dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom dan detikJatim, dengan memperhatikan kriteria inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak bagi masyarakat, dan keaktifan di bidang masing-masing. (*)

sumber: detikjatim

Read more