Delapan Unit MRT Siap Untuk Mengangkut Penumpang

Jakarta PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta menyiapkan delapan unit rangkaian kereta untuk uji coba mulai 12 Maret 2019 hingga 24 Maret 2019. Seluruh rangkaian kereta Ratangga, akan melayani puluhan ribu warga yang akan menjajal transportasi massal berbasis rel itu.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William J Sabandar menjelaskan, untuk uji coba MRT ini akan mulai pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pihak MRT akan membagi penumpang dalam empat bagian pemberangkatan uji coba tersebut.

Penumpang yang kebagian berangkat pukul 08.00–10.00 WIB, akan diberikan tanda merah oleh panitia.

“Sedangkan untuk pukul 12.00–14.00 WIB akan diberikan warna kuning. Sementara untuk penumpang pada pukul 14.00–16.00 diberikan warna hijau,” terang William, Jumat (8/3).

Wiliam melanjutkan, untuk setiap hari jumlah kuotanya berbeda-beda dan akan terus bertambah. Pada 12 Maret 2019, kuota penumpang ditetapkan berjumlah empat ribu orang.

Kemudian lanjut William, pada 13 Maret ada delapan ribu orang, 14 Maret 12 ribu orang, 15 Maret 16 ribu orang, 16 Maret 20 ribu orang, 17 Maret 24 ribu orang dan 18 hingga 24 Maret sebanyak 28.800 orang.

William juga menjelaskan, selama uji coba penuh MRT ini, pihaknya akan mengoperasikan delapan unit rangkaian kereta. Rinciannya, tujuh beroperasi dan satu rangkaian cadangan dengan headway 10 menit.

“Sehingga total ada 98 perjalanan per hari mulai pukul 08.00-16.00. Jadi dari 12 hingga 24 Maret kira-kira mengakomodir 285.600 orang,” ucap William.

Beberapa waktu lalu William menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan fasilitas dasar di tiap stasiun MRT. Antara lain toilet untuk laki-laki, perempuan dan disabilitas, musala dan ruang menyusui.

“Saat ini fasilitas telah selesai dikerjakan dan siap digunakan. Lampu toilet akan menyala hanya saat digunakan,” ujar William.

William menjelaskan, tiap stasiun MRT juga dilengkapi eskalator dan elevator untuk memudahkan para penumpang disabilitas. Selain itu, pihaknya juga menyiagakan 15 hingga 24 petugas di masing-masing stasiun MRT.

“Setiap stasiun akan ada Stasiun Master yang bertanggung jawab di beberapa stasiun,” tutur William.

 

 

Sumber : ValidNews

Editor : Bhuwananda login by Polda Jateng