Detik-Detik Kabid Humas Dapat Kabar Darurat: Dari Grup WhatsApp Langsung ke Rumah Sakit

Detik-Detik Kabid Humas Dapat Kabar Darurat: Dari Grup WhatsApp Langsung ke Rumah Sakit

PANGKALPINANG – Suasana Grup WhatsApp wartawan Mitra Polda Babel mendadak berubah hening, Rabu (11/2/2026) petang. Sebuah kabar darurat beredar cepat: Edi Kurnia, wartawan media Babel Ekspos, dikabarkan mengalami serangan jantung dan tengah mendapat penanganan di Ruang IGD RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Di tengah derasnya arus pesan yang masuk, satu respons mencuri perhatian. Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, tak sekadar menyampaikan simpati. Ia langsung memastikan lokasi perawatan.

“Di rumah sakit mana? Kita mau jenguk beliau,” tulisnya di grup, menunjukkan respons cepat dan empati personal.

Begitu mendapat informasi bahwa Edi masih berada di IGD RSUD Depati Hamzah, jawaban singkat namun tegas muncul dari Agus: “Terimakasih infonya saudaraku, OTW.”

Tanpa seremoni, tanpa protokoler berlebihan, perwira melati tiga itu langsung bergerak menuju rumah sakit. Di tengah padatnya agenda tugas kepolisian, ia memilih hadir secara langsung memberikan dukungan moral kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polda Babel dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Setibanya di rumah sakit, Agus tampak menjenguk dan memastikan kondisi terkini Edi Kurnia. Ia juga menyampaikan doa tulus agar jurnalis tersebut segera mendapat penanganan medis optimal dan pulih seperti sediakala.

“Ya Allah, semoga Bang Edi segera bisa ditangani medis dan segera sembuh seperti sedia kala. Amin YRA,” ucapnya penuh harap.

Momen ini menjadi cerminan hubungan yang tak sekadar formal antara kepolisian dan media di Bangka Belitung. Di balik dinamika pemberitaan, kritik, hingga isu-isu yang berkembang di ruang publik, terbangun relasi kemitraan yang dilandasi rasa saling menghormati dan kepedulian kemanusiaan.

Di tengah derasnya arus informasi digital dan berbagai dinamika opini publik, langkah cepat Kabid Humas ini menjadi pesan kuat: kemitraan Polri dan pers bukan hanya soal konferensi pers dan rilis berita, tetapi juga solidaritas di saat genting.

Kunjungan tersebut berlangsung singkat namun penuh makna. Hingga berita ini diturunkan, Edi Kurnia masih menjalani observasi medis di IGD. Rekan-rekan jurnalis dan berbagai pihak terus mendoakan kesembuhannya.

Solidaritas sore itu menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan profesi, ada sisi kemanusiaan yang menyatukan. (*)

Read more