Detik-Detik Pembantaian Keluarga di Banyumas Direka Ulang

bhinnekanusantara.id – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Banyumas Rabu (28/8/2019), menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh satu keluarga terhadap empat saudara mereka yang kerangkanya baru ditemukan setelah lima tahun peristiwa itu terjadi.

Prarekonstruksi kasus pembunuhan tersebut digelar di rumah Misem, 76, warga Desa Pasinggangan RT 007/RW 003, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/8/2019). Misem adalah ibu atau nenek dari keempat tersangka maupun keempat korban pembunuhan.

Dalam prarekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Supratno—kala dibunuh berusia 51 tahun—yang merupakan putra pertama Misem, Sugiono, 46, anak ketiga Misem, Heri, 41, anak kelima Misem, dan Vivin, 21, anak dari Supratno alias cucu Misem itu, polisi menghadirkan empat tersangka yang terdiri atas Saminah, 52, beserta tiga anaknya, yakni Saniah, 37, Irfan, 32, dan Putra, 27. Tersangka Saminah merupakan anak kedua Misem.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Antara, ratusan warga tampak memadati sekeliling tempat kejadian perkara (TKP) yang dijadikan sebagai lokasi prarekonstruksi. Mereka tampak penasaran terhadap kasus pembunuhan yang terjadi pada tanggal 9 Oktober 2014 dan baru terungkap setelah kerangka keempat korban ditemukan pada tanggal 24 Agustus 2019.

“Ingin lihat saja,” kata seorang pria tua yang tergopoh-gopoh menuju lokasi prarekonstruksi.

Mantan Ketua RT 007/RW 003, Desa Pasinggangan, Sihat, mengatakan sejak Selasa (27/8/2019) malam, rumah Misem ramai didatangi warga. “Mereka mengira prarekonstruksi tersebut digelar tadi malam. Makanya, istri saya diungsikan dulu karena dia lemah jantung,” kata sihat yang rumahnya tidak jauh dari rumah Misem.

Sementara itu, saat keempat tersangka tiba di TKP atau lokasi prarekonstruksi, warga yang berada di luar garis polisi langsung menyoraki mereka. Polisi pun sigap menenangkan warga sehingga sorak sorai pun mereda dan prarekonstruksi yang ditujukan untuk memastikan peran masing-masing tersangka dan pasal yang akan dikenakan terhadap masing-masing tersangka lancar berlangsung.

Seperti diwartakan sebelumnya, Kantor Berita Antara mengungkapkan penemuan empat tengkorak di Banyumas. Tak lama berselang, Antara kembali memberitakan bahwa keempat tengkorak yang ditemukan itu juga disertai tulang belulang anggota tubuhnya.

Empat kerangka itu kali pertama ditemukan oleh Rasman, 63, saat membersihkan halaman belakang rumah Misem, warga Desa Pasinggangan RT 007/RW 003, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (22/8). Akan tetapi Rasman baru menceritakan penemuan kerangka manusia itu kepada Saren, 55, Sabtu (24/8/2019) yang dilanjutkan dengan laporan ke Polsek Banyumas.

 

sumber : solopos

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang