Diduga Akibat Ledakan Travo, Rumah dan Toko Percetakan di Magelang Terbakar Habis

Diduga akibat ledakan travo, rumah dan toko percetakan di magelang
Diduga Akibat Ledakan Travo, Rumah dan Toko Percetakan di Magelang



MAGELANG - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah sekaligus toko percetakan di Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (12/10/2025). Diduga, insiden ini dipicu oleh ledakan travo listrik PLN yang menyebabkan api cepat merambat dan menghanguskan seluruh isi bangunan, termasuk mesin percetakan berukuran besar.

Kobaran api terlihat melalap bangunan yang berada di Jalan Ikhlas, Kampung Magersari, Kecamatan Magelang Selatan. Banyaknya bahan mudah terbakar seperti tumpukan kertas dan plastik banner membuat api cepat membesar. Asap tebal pun membumbung tinggi di kawasan padat penduduk itu.

Komandan Pleton (Danton) Regu C Damkar Kota Magelang, Andri Teguh Bayu Seno, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar hampir seluruh bagian rumah percetakan.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 07.15 WIB, dan tiba di lokasi 5 menit kemudian. Setiba di tempat kejadian, api sudah membesar sehingga kami langsung melakukan pemadaman dan penyekatan agar tidak merembet ke rumah lain,” ujar Andri di lokasi kejadian.

Lokasi kebakaran yang berada di permukiman padat penduduk serta jauhnya sumber air membuat proses pemadaman cukup sulit. Sebanyak lima unit truk pemadam dan satu truk bantuan dari Damkar Kabupaten Magelang dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan setelah lebih dari satu jam upaya pemadaman intensif.

“Estimasi waktu pemadaman hingga pendinginan sekitar 1 jam lebih sedikit,” jelas Andri.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga kuat akibat ledakan travo listrik PLN yang kemudian menyambar bangunan percetakan. Seluruh isi rumah dan toko, termasuk mesin percetakan besar, hangus terbakar.

“Objek yang terbakar adalah toko percetakan yang biasa membuat banner dan spanduk. Mesin percetakan besar di dalamnya tidak dapat diselamatkan,” ungkap Andri.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Hingga kini, Polres Magelang Kota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Read more