Ditjen PAS: Cuti Bersyarat Pemred Obor Rakyat Tak Batal

Jakarta – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) memastikan cuti bersyarat yang diberikan kepada Pemimpin Redaksi (Pemred) Obor Rakyat, Setyardi Budiono tak dibatalkan. Setyardi bersama rekannya Darmawan Sepriyosa mendapat cuti bersyarat pada 3 Januari 2019.

“Tidak ada pembatalan CB (cuti bersyarat) atas nama yang bersangkutan,” kata Kasubag Publikasi Humas Ditjen PAS Rika Aprianti, Jumat (8/3).

Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Hendra Eka Putra mengatakan bahwa cuti bersyarat Setyardi tak dicabut. Hendra menyebut Seryardi juga tak kembali masuk ke dalam Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

“Enggak ada masuk ke LP Cipinang,” ujar Hendra.

Setyardi dan Darmawan sudah menghirup udara bebas sejak 3 Januari lalu. Mereka berdua mendapat cuti bersyarat selama 4 bulan 5 hari. Setyardi dan Darmawan juga wajib melapor ke Balai Pemasyarakatan Jakarta Timur.

Selepas bebas mereka berencana menerbitkan kembali Obor Rakyat. Rencana tersebut hampir terealisasi hari ini, Jumat (8/3). Namun, Setyardi memastikan peluncuran Obor Rakyat ‘Reborn’ batal. Obor Rakyat awalnya akan kembali diluncurkan hari ini di Gedung Juang, Jakarta Pusat.

“Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn), yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, dibatalkan,” tulis Setiyardi lewat akun Facebook pribadinya, Jumat (8/1).

Saat dikonfirmasi melalui telepon, Setiyardi membenarkan pembatalan tersebut.

Menurut Setiyardi, seluruh katering yang sudah dipesan untuk acara peluncuran yang sedianya dilakukan Jumat malam akan diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan.

“Kepada teman-teman media, dan para undangan, yang sudah menyatakan kesediaan hadir, kami sungguh mengapresiasinya,” tuturnya

Dalam akun Facebook yang sama, Setiyardi mengaku ragu akan bisa hadir pada malam peluncuran Obor Rakyat yang diselenggarakan di Gedong Juang, Veteran, Jakarta Pusat.

Hal ini lantaran Setiyardi mengklaim pemerintah membatalkan cuti bersyaratnya, yang membuat dirinya harus kembali mendekam di LP Cipinang. Namun meski begitu ia mengundang media untuk meliput acara peluncuran tersebut.

 

 

Sumber : CNN Indonesia

Editor : Awlina login by Polda Jateng