Ditlantas Polda Jateng Stop Penerbitan Plat Nomor Polisi Pakai 3 Huruf Seri Belakang

bhinnekanusantara.id – Ditlantas Polda Jateng tegaskan tak ada lagi pemakaian tiga huruf seri belakang pada plat nomer kendaraan di wilayah Jateng.

Sehingga, pemakaian tiga huruf seri belakang pada plat nomer polisi (nopol) di wilayah Jateng akan dihentikan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Pol Subandrya menuturkan, penerapan itu didasari sistem penomeran heregistrasi baru yang tertuang pada ST Kapolda Jateng nomer :. ST/441/II/YAN.3.5/2020 per tanggal 14 Februari 2020 lalu

“Untuk mengurangi kekeliruan penomoran. Huruf 3 seri belakang dihentikan dahulu. Sebab, masih banyak nomor seri yang belum terpakai.

Maka dari itu, kami terapkan heregistrasi,” jelas Kombes Pol Subandrya, seusai rapat vicon di lantai 7 Mapolda Jateng, Selasa (24/3/2020) kemarin.

Menurutnya, penomeran baru ini berlaku bagi para wajib pajak yang sedang mengurus Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dan registrasi lima tahunan.

Adapun alokasi nomer baru bagi kendaraan motor roda dua antara lain dari mulai angka 2999 sampai 6999.

Sedangkan kendaraan jenis sedan, minibus atau jeep akan mendapat nomer baru dari 1 sampai 1999.

“Bus mendapat nomer dari 7000 sampai 7999. Sedangkan mobil barang dan khusus mendapat nomer dari 8000 sampai 9999. Ini berlaku di Jateng,” lanjutnya.

Selain itu, Dirlantas pun menyoroti banyaknya plat putih yang masih mengantongi Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCK) beredar di jalanan.

Biasanya, dia melihat, kendaraan berplat putih adalah unit baru dari dealer. Seharusnya, kata Subandrya, plat putih hanya bisa digunakan oleh pihak dealer untuk mengantarkan kendaraan unit baru yang telah dibeli.

Sehingga, dia menegaskan, kendaraan berplat putih yang marak beredar di jalan raya bukan berfungsi untuk mengganti plat nomer polisi resmi (hitam).

“Belum plat hitam kok sudah dipakai beredar.

Kendaraan berplat putih itu belum ada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias pelat nomor polisi. Itu bisa ditindak.

Mohon untuk setiap unit regident di polres-polres diperhatikan.

Langsung lakukan asistensi ke dealer-dealer dan pengendara jika ditemukan di jalan raya,” pungkasnya.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi