Ditlantas Polda Jawa Tengah Luncurkan Chat Bot Pak Polisi, 219 Pos Disiagakan Amankan Arus Mudik

Ditlantas Polda Jawa Tengah Luncurkan Chat Bot Pak Polisi, 219 Pos Disiagakan Amankan Arus Mudik

SEMARANG - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah meluncurkan inovasi layanan digital bertajuk “Chat Bot Pak Polisi” atau Chat Polantas Jateng untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Selasa (3/3/2026). Selain itu, sebanyak 219 pos pengamanan turut disiagakan di seluruh jalur wilayah hukum Jawa Tengah guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Pratama Adhyasastra, menjelaskan bahwa layanan berbasis digital tersebut dirancang untuk memudahkan para pemudik memperoleh informasi terkini terkait kondisi lalu lintas.

Menurutnya, Chat Bot Pak Polisi dapat diakses melalui pemindaian barcode yang telah dipasang di sejumlah titik perbatasan Jawa Tengah, baik dari arah barat, timur, maupun selatan.

“Aplikasi ini berisi informasi jalur alternatif, jarak tempuh, hingga panduan rute aman. Barcode sudah dipasang di perbatasan wilayah barat, timur Rembang, hingga selatan arah Yogya,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan, layanan tersebut membantu pemudik yang belum mengetahui posisi terkini saat berada di perjalanan. Dengan membuka aplikasi melalui telepon seluler, pengguna dapat mengetahui titik lokasi, estimasi jarak tempuh, serta jalur yang relatif aman dilalui.

Selain penguatan layanan digital, Ditlantas Polda Jateng juga mendirikan 219 pos yang terdiri atas pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan. Pos sentra pengendalian arus kendaraan juga disiapkan di Kalikangkung sebagai titik strategis pertemuan arus mudik. Seluruh layanan tersebut terintegrasi dengan pos pengamanan serta bengkel yang tersebar di sepanjang jalur mudik. Apabila terjadi kendala di perjalanan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 untuk mendapatkan respons cepat dari petugas.

“Kami pastikan di setiap jalur yang dilalui terdapat pos polisi, pos pelayanan, dan bengkel. Jika ada kendala, masyarakat bisa menghubungi operator 110 agar segera ditangani petugas di lapangan,” tegasnya. Terkait rekayasa lalu lintas, pengaturan arus akan difokuskan pada H-3 hingga hari H Lebaran. Kawasan perbatasan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi perhatian khusus karena berpotensi terjadi kepadatan kendaraan. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta untuk pengaturan arus di kawasan Prambanan yang berada di dua wilayah administratif. Strategi pengalihan arus telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama di sekitar destinasi wisata.

Read more