Ditreskrimum Polda Jateng Ringkus Kelompok Perguruan Silat Pelaku Pengeroyoka Sukoharjo

bhinnekanusantara.id – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kombes Pol Budi Haryanto mengungkapkan, kesebelas pelaku yakni PT, HA, YP, LZ, ST, BN, PH, AE, BI, JO, dan EG merupakan satu perguruan silat di Sukoharjo melukai 3 orang korban NS (20) warga Pacitan Jawa Timur, NB (23) warga Pacitan, serta NEP (21) warga Sukoharjo.

remaja yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan 3 orang di Sukoharjo Kamis (31/10/2019) di depan PT SSI Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo berhasil diringkus jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah.

Para pelaku diduga melakukan pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam sehingga para korban mengalami luka sobek pada beberapa anggota tubuh.

“Ini ada 11 pelaku yang sudah tertangkap.

Diperkirakan ada 50-an pelaku pengeroyokan dan sisanya masih dalam pengejaran,” ungkapnya dalam kegiatan konferensi pers, Senin (4/11/2019) di Mapolda Jateng.

Selain itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menambahkan, dari 11 tersangka yang berhasil dibekuk, diamankan beberapa barang bukti seperti alat kejut setrum, satu buah kater, satu buah clurit, 4 buah parang yang diduga digunakan untuk menganiaya (mengeroyok korban), serta 6 buah sepeda motor.

Para pelaku yang merupakan sebuah anggota perguruan silat membuat agenda kumpul melalui grup WhatsApp.

Setelah itu mereka mencari sasaran korban dari kelompok lain untuk membuat keonaran.

“Nah ditemukanlah 3 orang yang kita sebut ormas lah, dihajarnya,” jelas Kabidhumas.

Para pelaku kini dijerat dengan pasal 170 atau 351 tentang perusakan atau penganiayaan terhadap orang atau barang secara bersama-sama dengan ancaman pidana kurungan maksimal 5 tahun.

Atau Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun.

 

sumber : Bidhumas Polda Jateng

editor : saibumi @polda jateng