Ditresnarkoba Polda Kalteng Tangkap Pria Asal Sampit Terkait Peredaran 50 Gram Sabu

Ditresnarkoba Polda Kalteng Tangkap Pria Asal Sampit Terkait Peredaran 50 Gram Sabu

Palangka Raya - Komitmen Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) dibawah kepemimpinan Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. dalam memberantas peredaran gelap Narkoba di wilayah hukumnya terus digencarkan.

"Hal tersebut dibuktikan personel Ditresnarkoba Polda Kalteng dengan mengamankan pelaku pengendar narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Mentawa Baru, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)," ungkap Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, S.IK., M.Si. dalam siaran persnya, di ruang Bidhumas, Mapolda setempat, Senin (9/2/2026).

Diterangkannya, berdasarkan data yang diterima dan laporan dari masyarakat. Tim Ditresnarkoba Polda Kalteng berhasil mengagalkan pelaku peredaran gelap Narkoba dengan mengamankan seorang pria berinisial SM (34) asal Sampit, Kab. Kotim.

"Penangkapan terhadap tersangka SM dilakukan pada Jumat, 6 Februari 2026 pukul 14.00 WIB di wilayah Kec. Mentawa Baru, Kab. Kotim," ungkap Kabidhumas.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Ady Purnomo membenarkan bahwa dalam pengungkapan kasus ini pihaknya berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak satu paket dengan berat 50 gram, satu buah gawai, dan satu unit R2 serta satu buah plastik.

"Keberhasilan kami dalam mengungkap kasus tindak pidana Narkoba ini, tidak terlepas dari kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat," tandasnya.

Pada kasus ini, Imbuh Slamet. Pelaku akan disangkakan dengan pasal 114 ayat (2) Undang - Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Adapun ancaman hukuman yang diterapkan yaitu pidana paling singkat 6 (enam) tahun kurungan dan dendan minimal Rp 1 Miliar," tutupnya.

Read more

Polri Dirikan Satgas Khusus Perlindungan Jemaah Haji, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan WNI

Polri Dirikan Satgas Khusus Perlindungan Jemaah Haji, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan WNI

Jakarta – Polri secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan guna memberikan perlindungan kepada jemaah haji dari berbagai potensi kejahatan, termasuk penipuan dan penyelenggaraan ilegal. Pembentukan Satgas ini menjadi langkah strategis Polri dalam memastikan keamanan, perlindungan, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat. Sebelumnya, Polri bersama Kemenhaj telah berkolaborasi dan berkomitmen

Polri Bentuk Satgas Perlindungan Jemaah Haji untuk Masyarakat Indonesia

Polri Bentuk Satgas Perlindungan Jemaah Haji untuk Masyarakat Indonesia

Jakarta – Polri secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan guna memberikan perlindungan kepada jemaah haji dari berbagai potensi kejahatan, termasuk penipuan dan penyelenggaraan ilegal. Pembentukan Satgas ini menjadi langkah strategis Polri dalam memastikan keamanan, perlindungan, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat. Sebelumnya, Polri bersama Kemenhaj telah berkolaborasi dan berkomitmen