Dua Kecamatan di Purbalingga Diterjang Banjir Bandang, 120 Personel Polres Dikerahkan
PURBALINGGA - Polres Purbalingga menerjunkan Pleton Siaga Bhayangkara untuk membantu penanggulangan bencana banjir bandang akibat luapan sungai yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Purbalingga, Sabtu (24/1/2026) pagi.
Kegiatan penanganan bencana ini dipimpin langsung Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, bersama personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Pramuka, relawan, serta masyarakat setempat.
Personel gabungan bahu-membahu melakukan evakuasi warga terdampak sekaligus pembersihan material banjir berupa kayu, batu, dan lumpur yang menutup akses jalan. Selain itu, petugas juga membersihkan puing-puing rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang.
Kompol Agus Amjat Purnomo menjelaskan, penanggulangan bencana difokuskan di dua lokasi terdampak, yakni Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Mrebet.
“Dalam penanganan ini, kami melibatkan dua pleton Siaga Bhayangkara. Setiap pleton berjumlah 60 personel yang berasal dari berbagai fungsi kepolisian,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pleton Siaga Bhayangkara dilengkapi dengan sejumlah tim pendukung, mulai dari power on hand, trauma healing, kesehatan lapangan, pertolongan dan evakuasi, hingga pengamanan lalu lintas serta dukungan logistik.
“Penanganan lanjutan akan kami lakukan bersama pemerintah daerah, termasuk mendirikan posko taktis dan dapur umum di lokasi terdampak bencana,” kata Kompol Agus.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Serang, Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang mengalami luka-luka, dan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.(now)