Dua Orang Tewas Tenggelam Akibat Banjir di Semarang
SEMARANG – SEBANYAK dua orang tewas tenggelam ketika banjir merendam Kota Semarang sejak lima hari terakhir. Keduanya tenggelam pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Hingga kini banjir masih merendam sejumlah titik di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.
Korban pertama bernama Eko Rusianto, 43 tahun, warga Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara. “Korban sedang bekerja membersihkan sampah di kolam retensi Trimulyo,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pujo Martanto, pada Ahad, 26 Oktober 2025.
Menurut Endro, ketika kejadian, korban menggunakan ban dalam tanpa rompi pelampung. “Kejadian di kolam retensi itu kecelakaan kerja,” kata Eko. Ditambahkannya, korban terpeleset dan tak bisa berenang.
Di lokasi berbeda, seorang ankFaisal Azam Saputra warga Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang. tenggelam di jembatan pertigaan masjid Gebangsari Kecamatan Genuk pada hari yang sama pukul 14.30.”Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi anak tersebut tenggelam, kemudian dibawa ke IGD RSI Sultan Agung Semarang,” tutur Endro.
Banjir di Kota Semarang juga menyebabkan arus lalu lintas tersendat berhari-hari. Hingga kini air masih merendam jalur pantai utara atau Pantura Jalan Kaligawe Kota Semarang.