Dua Wanita Tewas dalam Laka Lantas di Jalur Pantura Rembang

Dua wanita tewas dalam laka lantas di jalur pantura rembang
Dua Wanita Tewas dalam Laka Lantas di Jalur Pantura Rembang



Rembang - Lagi-lagi "Jalur Maut Pantura" Rembang memakan korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas di dua tempat berbeda. Kali ini korbannya dua wanita yang merupakan seorang pelajar dan ibu rumah tangga.

Kecelakaan pertama di Jalur Pantura terjadi dekat jembatan Sluke, Kecamatan Sluke, sekitar pukul 06.15 WIB. Korban meninggal seorang pelajar bernama Nabila Ramadhani (16).

Dalam waktu hampir bersamaan terjadi kecelakaan lalulintas (laka lantas) di dekat Jembatan Kiringan, Desa Punjulharjo, Rembang Kota. Dalam laka lantas ini seorang wanita bernama Muhimatul Ifadah (45) warga Sumur Tawang, Kecamatan Kragan, Rembang.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty melalui Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas, Ipda Rahmat Hersa Widiatmoko menjelaskan untuk kejadian di dekat jembatan Sluke, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, awalnya korban naik sepeda motor Honda Scoopy dari timur ke barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, ada sebuah bus mini yang berhenti menurunkan penumpang. Korban bermaksud menyalip bus mini tersebut. Namun, dari arah berlawanan, muncul pengendara sepeda motor Honda Revo, Al Istianah (42 tahun) warga Desa Langgar Kecamatan Sluke, melintas di samping utara bus mini.

Motor korban diduga bersenggolan dengan sepeda motor Honda Revo yang melawan arus. Korban terjatuh ke kanan, hingga akhirnya tertabrak truk gandeng dari arah yang sama (timur ke barat). Truk dikemudikan Slamet Wahdiono (49), warga Desa Sidayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

“Korban pengendara Honda Scoopy yang merupakan pelajar, meninggal dunia karena menderita luka berat di bagian kepala,” terang Hersa.

Dalam waktu hampir bersamaan, Rabu (08/10) sekitar pukul 06.25 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura dekat Jembatan Kiringan turut tanah Desa Punjulharjo Rembang.

Korban meninggal dunia, Muhimmatul Ifadah (45) warga Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan.

Ipda Hersa membeberkan awalnya korban naik sepeda motor Honda PCX dari timur ke barat.

Diduga korban akan menyalip truk dari arah kiri. Namun karena ruang jalan tidak cukup, motor korban tersenggol badan truk. Motor korban yang terjatuh, kemudian terlindas ban truk sebelah kiri.

“Korban meninggal dunia, setelah menderita cidera berat pada bagian kepala,” ungkap Hersa.

Dua kasus kecelakaan lalu lintas tersebut, masih ditangani Satlantas Polres Rembang.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, saat melintas di jalan raya, terutama jalur Pantura. Mengingat arus lalu lintas cukup ramai, dengan dominasi truk-truk besar,” pungkas polisi asli Pulau Kalimantan ini.

Read more

Keselamatan Meningkat dan Penindakan Bertransformasi, Wajah Baru Ops Zebra Agung 2025

Keselamatan Meningkat dan Penindakan Bertransformasi, Wajah Baru Ops Zebra Agung 2025

Denpasar – Operasi Zebra Agung 2025 menunjukkan perkembangan penting dalam aspek keselamatan lalu lintas dan pola penindakan pelanggaran di wilayah hukum Polda Bali. Berdasarkan evaluasi terbaru, sejumlah indikator kunci memperlihatkan tren positif, khususnya terkait penurunan fatalitas kecelakaan serta peningkatan efektivitas penegakan hukum berbasis teknologi. Selama pelaksanaan Ops Zebra Agung 2025, jumlah