oleh

Ganjar Pranowo Ajak PKK Aktif Sosialisasikan Pajak

bhinnekanusantara.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak Tim Penggerak PKK Purbalingga aktif menyosialisasikan gerakan membayar pajak tepat waktu. Sebab, ada potensi pajak Rp 16 miliar belum terbayarkan yang akan berguna bagi pembangunan daerah.

Angka tersebut didapat dari data 82.238 unit kendaraan di Purbalingga yang menunggak pajak. Jika anggaran pemerintah, termasuk pendapatan dari pajak itu ditata dan dikelola dengan baik, bisa digunakan untuk mensejahterakan rakyat.

“TP PKK bisa ikut membantu menceritakan kepada masyarakat di sekitarnya manfaat membayar pajak tepat waktu dan mensosialisasikan cara membayar pajak,” katanya saat Sosialisasi Kepatuhan Membayar Pajak Kendaraan Bersama TP PKK di Gedung Sarwa Guna Purbalingga, Selasa (12/3).

Bahkan, lanjut Ganjar, jika TP PKK bekerjasama dengan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD), mereka bisa mendapat insentif. Hal itu merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah atas jerih payah PKK nantinya. Ia juga sangat apresiasi bagi ibu-ibu yang taat bayar pajak.

Ganjar mengingatkan satu tujuan dari adanya sosialisasi ini yakni bagaimana mencari anggaran dengan baik dan benar. Salah satunya dari pajak kendaraan bermotor untuk menunjang anggaran pendapatan belanja daerah. Disinilah peran PKK yang tahu betul kondisi ‘dapur’ di masyarakat, apa yang jadi kendala mereka dan bagaimana mengatasinya. Sehingga diharapkan, kesadaran masyarakat akan bayar pajak tepat waktu benar-benar muncul dari bawah.

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD), Kabupaten Purbalingga, Dwi Raharjo Cahyo Buwono menyampaikan hasil survei. Mayoritas masyarakat yang tidak membayar pajak terbelit masalah keuangan. Selebihnya, dengan alasan lupa, sibuk, dan tempat membayar pajak yang jauh sehingga malas membayar pajak. Alasan itu juga terbukti dari jawaban para peserta saat gubernur mengambil sample peserta.

PKK, menurutnya merupakan organisasi penting di tengah-tengah masyarakat sebagai tim pemantik gerakan bayar pajak tepat waktu. “Seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah kalau TP PKK di Purbalingga ini ikut menagih yang Rp 16 M tadi maka ada insentifnya. Jadi PKK nantinya punya kegiatan membantu, mensosialisasikan, dan menarik pajak secara tepat waktu,” katanya.

 

 

Sumber : Satelitpost

Editor : Kiss login by Polda Jateng