Hadapi Covid-19, Ini Langkah Pemkab Pati

bhinnekanusantara.id – Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah menerapkan sejumlah langkah strategis, selepas meninggalnya anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso, saat berstatus sebagai PDP di RSUP Dr Kariadi Semarang, Jumat (27/3) malam. Hal itu menjadi perhatian serius untuk mencegah meluasnya virus Corona di Pati.

Bupati Pati, Haryanto mengatakan, pihaknya telah menetapkan Kabupaten Pati tanggap darurat sejak tanggal 16 Maret 2020. “Pemkab telah melakukan tracing kontak kepada semua yang berhubungan langsung dengan beliau pada saat melakukan sosialisasi covid-19. Baik di Pasar Puri Baru, juga di Desa Puncel maupun Desa Tegalombo, maupun juga tempat-tempat yang lain di luar itu,” ujarnya dalam e-Conference di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (29/3).

Selain itu, penulusuran kontak juga ditujukan kepada para petugas kesehatan ataupun masyarakat yang mendampingi almarhum pada sejumlah kegiatan di ruang publik pada 20 Maret silam. “Dan kita jelaskan untuk tracing petugas kesehatan adalah petugas yang mendata langsung dampak covid-19 yang selama ini mengikuti kegiatan almarhum,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, pemkab mengadakan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum, diantaranya di Pasar Puri Baru Pati yang menjadi tempat kegiatan bakti sosial pembagian masker dan hand sanitizer.

“Sejak Sabtu (29/3) hingga Selasa (31/3), Pemkab Pati menutup Pasar Puri Baru Pati untuk dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan setiap hari,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang telah ditelusuri dan diketahui memiliki kontak dengan almarhum sebelum meninggal, disarankan untuk mengisolasi diri atau melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

“Masyarakat harus selalu cuci tangan pakai sabun, membiasakan hidup sehat makan yang bergizi dan sering memakai masker dan hand sanitizer juga menjaga jarak dan tidak berkumpul,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa masyarakat yang telah ditelusuri dan didata sebagai ODP dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, nantinya tetap akan menjalani rapid test Covid-19.

“Masyarakat diharap tetap tenang. Mengingat alat yang terbatas jadi harus bersabar dan bergantian dalam pemeriksaan secara bertahap. Tetap semangat kita tidak usah panik, ayo tolak corona,” ujarnya.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi