Harga Naik? Polda Babel Gelar Operasi Pangan Murah dan Bagikan Sembako ke Warga
PANGKALPINANG – Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung menggelar Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Bhaypark dan mendapat antusiasme tinggi dari warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Viktor T. Sihombing mengatakan program Gerakan Pangan Murah merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Menurut Viktor, kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polda, tetapi juga oleh Polres di masing-masing wilayah agar pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Kegiatan ini dilaksanakan seluruh Polda dan juga Polres untuk memastikan stok pangan aman dan harga tetap stabil sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Polda Babel bekerja sama dengan pemerintah daerah, Dinas Perdagangan, serta Perum Bulog Cabang Bangka untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
Sejumlah komoditas disediakan dalam kegiatan tersebut, antara lain 15 ton beras, 1.500 liter minyak goreng, serta lebih dari 10 ribu butir telur. Selain itu, gula pasir juga dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Harga yang ditetapkan dalam program ini relatif terjangkau, seperti beras SPHP Rp58.000 per lima kilogram, minyak goreng Rp25.000 per dua liter, telur Rp10.000 per 10 butir, dan gula pasir Rp15.000 per kilogram.
Kapolda menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok murah, tetapi juga untuk menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat.
Selain menggelar pasar murah, Polda Babel yang tergabung dalam Satgas Pangan Daerah juga melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional dan ritel modern guna memastikan harga tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Menurut Viktor, pengawasan tersebut penting untuk mencegah adanya praktik penimbunan atau permainan harga oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Kami mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan. Jika ditemukan, tentu akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain menjaga stabilitas harga, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, Polda Babel turut membagikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat kegiatan Gerakan Pangan Murah direncanakan akan kembali digelar agar lebih banyak warga dapat merasakan manfaatnya.
Kapolda berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat terus diperkuat sehingga ketersediaan pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan tenang tanpa khawatir terhadap kenaikan harga bahan pokok. (*)