Heboh Kabar Bocah SD di Desa Tasikagung Disatroni 2 Penculik Bermotor, Begini Fakta Sebenarnya!

bhinnekanusantara.id – Pihak Polsek Rembang kota menegaskan jika kabar yang beredar di media sosial tentang percobaan penculikan seorang anak di Desa Tasikagung merupakan kabar yang tidak benar alias hoaks.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Rembang kota yang baru AKP Didik Dwi Susanto kepada Media Humas Polres Rembang, (3/4/2020).

Ia mengaku saat mengetahui kabar tersebut pihaknya langsung memerintahkan kepada satuannya untuk datang ke desa tersebut.

Dari pengakuan bocah yang diisukan akan diculik, dua orang dengan satu sepeda motor yang menghampirinya ternyata bukan penculik.

Melainkan pemancing yang menanyakan arah menuju pelabuhan Tasikagung.

Apalagi, kata Kapolsek si anak yang diisukan akan diculik usianya kelas enam SD. Usianya sudah dewasa, sehingga kalau mau menculik dia bisa berontak.

“Itu yang nyebar tulisan di medsos itu “ngawur” sekali. Setelah kami mendapatkan informasi itu kami langsung datang kesana. Kita panggil anak tersebut bersama orang tuanya di balai desa disaksikan perangkat desa. Ternyata hanya dua orang yang tanya arah pelabuhan mau mancing,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kapolsek mengaku, akan menerjunkan jajarannya untuk mencari siapa yang menyebar informasi tidak benar tersebut di tengah pandemik Corona yang sedang mewabah di dunia.

Untuk itu, masyarakat diminta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya, apalagi sumbernya belum jelas.

“Kami akan cari siapa penyebar informasi tersebut. Apalagi ini masyarakat sedang dilanda waspada Corona, jangan mudah menyebarkan informasi yang belum pasti sumbernya,”pungkas Didik. (dealova)