Heboh Pemuda Diduga Korban Kejahatan Berlari Minta Tolong di Kota Malang

Heboh Pemuda Diduga Korban Kejahatan Berlari Minta Tolong di Kota Malang

MALANG – Sebuah video dari rekaman CCTV viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berteriak minta tolong sambik meneriaki pemotor yang melintas.

Dari penelusuran yang dilakukan SURYAMALANG.COM, peristiwa itu terjadi di Jalan KH Malik Dalam RT 3 RW 6, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (21/11/2025) pagi.

Saksi warga bernama Nasrudin mengatakan, ketika itu dirinya mendengar ada suara teriakan di depan rumahnya sekitar pukul 03.45 WIB.

Namun ia tidak langsung berlari keluar, karena khawatir itu adalah modus kejahatan.

“Awalnya ada suara sepeda motor ngebut, lalu disusul suara orang lari mengejar teriak minta tolong.”

“Ketika sudah keluar rumah, saya melihat orangnya terus lari mengejar ke bawah tetapi motor yang dikejar sudah tidak terlihat,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Dirinya menjelaskan, bahwa suara teriakan minta tolong itu baru terdengar dari jarak sejauh 50 meter dari arah timur rumahnya.

“Yang berteriak itu orangnya masih muda, laki-laki dan berusia antara 20 hingga 30 tahun.”

“Orangnya terus lari mengejar sampai tak terlihat. Dan sampai sekarang, kami juga tidak tahu kejadian sebenarnya itu apa,” ungkapnya.

Diketahui, video rekaman CCTV tersebut mendadak viral di kalangan warga dan media sosial.

Imbauan hati-hati terkait kejahatan kemudian muncul di kalangan warga.

“Dugaannya, orang yang berteriak itu menjadi korban tindak kejahatan. Karena ada yang mengaku melihat, pemuda yang berlari minta tolong itu sebelumnya diajak pelaku dari arah barat ke timur.”

“Ketika di lokasi, korban dipaksa turun sebelum orang yang kabur itu tancap gas,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang AKP M. Roichan mengungkapkan, pihaknya masih mencari keberadaan korban. Karena hingga kini, belum ada satupun yang melapor terkait kejadian tersebut.

“Kami masih belum bisa menyampaikan secara detail terkait kejadian tersebut.”

“Kami telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan alat bukti, keterangan hingga rekaman CCTV dan masih kami dalami,” tandasnya.

sumber: tribunnews

Read more