Ikuti Sertifikasi Penyelam 47 Polwan Polda Jateng, Ada yang Mampu Menyelam hingga 25 Meter

bhinnekanusantara.id – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jateng telah menyelesaikan sejumlah pelatihan dan sertifikasi selam (Open Water Scuba Diving Certification) pada Sabtu (22/6/2019).

Sebanyak 47 anggota yang terdiri dari Polwan (Polisi Wanita) di Polda Jateng dan dari perwakilan sejumlah Polres di daerah menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.

Mereka dilatih untuk bisa menyelam dengan kedalaman tertentu di air laut.

Usai pelatihan, seluruh peserta mendapatkan nilai dan sertifikasi dalam acara Penyematan Brevet Penyelam setibanya di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu pagi.
“Kemarin saya harapkan target penyelaman sedalam 15 meter karena syarat untuk diakui oleh Guiness World Record adalah 8-10 meter. Itu supaya mereka saat terjun ke lapangan yang sesungguhnya, ada rasa kepercayaan diri,” tegas Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Risnanto.
“Hari ini penutupan, kami berikan sertifikasi bahwa mereka sekarang menjadi komunitas kami, Komunitas Polri Penyelam Republik Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, peserta yang mendapatkan juara 1 dari pelatihan tersebut, Bripda Rusdiana Mexithalia, mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat senang memiliki pengalaman dan mendapatkan ilmu menyelam di laut.

“Saya sangat berterimakasih kepada Pak Dirpolairud Polda Jateng atas penghargaan, ilmunya sekaligus kenang-kenangan merasakan air asin,” ujar Polwan yang saat ini bertugas di Yanma Polda Jateng itu.

Dirinya bahkan mencatatkan rekor tertinggi dengan menyelam sedalam 25 meter di Perairan Karimunjawa.

“Yang penting jangan panik, karena kalau sorang panik semua teori akan buyar. Prinsipnya berdoa, tetap tenang dan lakukan,” imbuhnya.

Di sisi lain, KP Kutilang-5005 yang digunakan dalam pelatihan penyelaman itu menjadikan pengalaman tersendiri bagi para Polwan, apalagi pertama kalinya mereka bertolak menggunakan kapal itu.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Komandan KP Kutilang 5005 Korpolair Baharkam Polri AKP Rusman.

Sebagai informasi, Kapal Polri itu sebelumnya bertugas di Perairan Sulawesi Tengah, hingga alih tugas berstatus Bawah Komando Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jateng.
“Kami waktu Ops Ketupat juga memback-up wilayah perairan Polda Jateng dan Jatim,” ungkapnya.

 

 

Sumber : Tribunnews

Editor : Kiss login by Polda Jateng

Silakan berkomentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.