Inovasi Bidang Pangan, Mahasiswa KKN Unnes Adakan Pelatihan Pembuatan Kripik Labu

bhinnekanusantara.id – Mahasiswa KKN UNNES bersama warga Kelurahan Kedungpane setelah melaksanakan Pelatihan  Pembuatan Kripik Labu pada Kamis (7/11/19) di Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Kedungpane merupakan sebuah kelurahan dengan segudang potensi kewilayahan khususnya di bidang pariwisata. Salah satunya adalah Desa Wisata Jamalsari yang memiliki tematik buah labu. Hal ini dimanfaatkan oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di sana.

Buah labu yang biasanya hanya diolah menjadi kolak, mereka jadikan kripik yang tidak kalah enaknya. Melalui pelatihan yang diadakan Senin (6/11) yang lalu, warga kelurahan Kedungpane diberikan penyuluhan tentang bagaimana cara membuat kripik labu. Peserta pelatihan merupakan ibu-ibu warga RW II yang tergabung di dalam kelompok PKK. Bertempat di rumah Hj. Titik Wahyuningsih, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 2 PKK Kelurahan Kedungpane, pelatihan tersebut berlangsung lancar dan para peserta terlihat sangat antusias.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dra. Rina Sugimurwani, S.IP., M.Si selaku Lurah Kedungpane. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa UNNES yang telah mengadakan pelatihan ini dan berharap agar pelatihan ini bisa bermanfaat bagi warga Kelurahan Kedungpane.

(Ibu-ibu warga RW II Kel. Kedungpane saat membuat kripik labu)

Dengan menggunakan konsep learning by doing, para warga yang mengikuti pelatihan diajak belajar sambil praktik. Cara membuat kripik labu sendiri tergolong mudah. Campurkan 250 gr tepung terigu, 25 gr maizena, ½ sdt baking powder, dan 1 sdt garam, aduk rata. Kemudian tambahkan 125 gr labu kuning kukus yang telah dihaluskan, aduk rata kembali. Masukan 1 butir telur yang telah dikocok, aduk rata lalu gumpalkan. Giling adonan tersebut menggunakan penggiling adonan hingga tipis, lalu cetak menggunakan ring berdiameter 3 cm. Setelah selesai minyak yang sudah dipanaskan di atas kompor dengan api sedang sampai matang dan kering. Sebagai sentuhan akhir, sajikan dengan bumbu tabur sesuai selera.

“Harapannya ya mudah-mudahan setelah pelatihan ini diadakan ibu-ibu bisa praktik sendiri di rumah, syukur-syukur bisa dijadikan lahan usaha. Kan lumayan tuh bisa nambah-nambah uang belanja. Ya minimal kalo gak dijadiin usaha, dijadiin cemilan keluarga, intinya tematik labu yang ada di kelurahan Kedungpane ini bisa dipertahankan melalui inovasi-inovasi olahan buah labu”. jelas Ilham Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN UNNES Kel. Kedungpane

(Mahasiswa KKN UNNES bersama Lurah Kedungpane, Dra. Rina Sugimurwani, S.IP., M.Si.)

 

editor : dealova @polda jateng
#agussaibumi