Jaga Demokrasi Tetap Sejuk, Polresta Pontianak Pastikan Hak Berpendapat Terlindungi dan Aman

Jaga Demokrasi Tetap Sejuk, Polresta Pontianak Pastikan Hak Berpendapat Terlindungi dan Aman

Pontianak – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Kalbar Menggugat di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (26/2/2026), berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Jajaran Polresta Pontianak melakukan pengamanan secara maksimal dengan pendekatan humanis guna memastikan kegiatan berjalan lancar serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Aksi yang berlangsung di Jalan A. Yani, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak tersebut dipimpin langsung pengamanannya oleh Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto. Kehadiran pimpinan di lapangan bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib sekaligus menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Massa aksi yang dikoordinatori Haidar Ali Yahya Ramadhani dari DPK Natawisastra GMNI Cabang Pontianak menyampaikan sejumlah tuntutan dalam orasi. Di antaranya meminta pemerintah pusat melakukan evaluasi total terhadap program prioritas MBG serta mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk melakukan audit investigatif terhadap pelaksanaan Satgas MBG.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur utama Jalan A. Yani.

Perwakilan massa kemudian diterima langsung oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalbar dalam forum audiensi. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua I DPRD Hadijah Fitriah, Wakil Ketua II Prabasa Anantatur, Wakil Ketua III Nofal Nofiendra, Ketua Komisi III Sy. Amin Muhammad, serta Ketua Fraksi PAN Zulfydar Zaidar Mochtar.

Dalam audiensi tersebut, pihak DPRD menyampaikan komitmennya untuk menampung dan meneruskan aspirasi yang disampaikan massa kepada pihak terkait sesuai mekanisme yang berlaku.

Kapolresta Pontianak menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan stabilitas keamanan.

“Aksi penyampaian pendapat hari ini berjalan damai dan lancar. Kami melaksanakan pengamanan secara humanis serta memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tetap terjamin sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar senantiasa mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi serta bersama-sama menjaga ketertiban umum demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dengan pengamanan yang terukur dan pendekatan persuasif, seluruh rangkaian aksi berakhir tanpa insiden dan aktivitas di sekitar lokasi kembali berjalan normal. (*)

Read more

Mudik Gratis Presisi 2026 Diserbu Pendaftar, 32 Ribu Pemudik Antusias Ikut Program Polri

Mudik Gratis Presisi 2026 Diserbu Pendaftar, 32 Ribu Pemudik Antusias Ikut Program Polri

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korlantas Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat melalui program Mudik Gratis Presisi 2026. Berdasarkan laporan terbaru dari Posko Operasi Ketupat 2026 hingga Senin, 16 Maret 2026, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi aman ini terpantau sangat tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Secara