Jaringan Narkoba Di Lapas Kedungpane Semarang Diringkus Polda Jateng

bhinneknusantara.id –  Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng berhasil melakukan pengungkapan jaringan Narkotika yang dikendalikan dari salah satu Lapa di Jawa Tengah, yaitu Lapas Kelas I Kedungpane Semarangdengan barang bukti berupa Narkotika Golongan 1 jenis metamfetamin/sabu seberat 2.2 Kg dan Ekstasy sebanyak 266 tablet.

Pengungkapan kasus tersebut diawali dengan penangkapan pelaku berinisial LLK. Pada Kamis (5 September 2019 pukul 13.15 di depan rumah kos yang beralamat di Jl. Burgur 01 No. 05 RT/RW 006/004 Kelurahan Punggawan , Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. tersangka merupakan kurir Narkoba napi Narkotika Lapas kelas 1 Semarang, dan pada saat dilakukan penggeledahan, petugas menyita barang buti berupa 100 tablet Ekstasy dan 1 paket sabu di dalam plastik klip kecil, serta HP untuk selanjutnya dilakukan pengembangan oleh petugas.

Petugas pun berhasil menangkap tersangka VMT alias Marhen di dalam kosnya yang beralamat di JL. Bungur 01 No.05 RT/RW 006/004 Kelurahan Punggawan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. setalh dilakukan penggeledahan petugas menyita barang bukti berupa 29 paket sabu yang sudah dikemas dan siap diedarkan dengan keseluruhan berat 2,2 Kgdan Ekstasy sebanyak 166 tablet, 1 unit air soft gun. tersangka Marhen merupakan kurir dari tersangka MR alias Memble. tersangka mengaku akan mendapatka upah sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta)

Karena perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 6 tahun dan denda paling sedikit Rp. 1. 000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh ,iliar rupiah)

 

 

editor : dealova @polda jateng

#polres rembang #agussaibumi