Jasa Raharja Pati Catat Kenaikan Santunan Kor‎ban Kecelakaan Hingga Rp 2,6 Miliar

bhinnekanusantara.id – Santunan PT Jasa Raharja pada korban kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan hingga Rp 2,6 miliar pada 2019.

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Pati, Diki G‎inanjar‎ menjelaskan, total klaim santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas mencapai Rp 67,8 miliar pada 2019 di wilayahnya meliputi Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Blora dan Rembang.

Jumlah itu meningkat sebesar 4 persen atau Rp 2,6 miliar dibandingkan klaim santunan pada 2018 lalu yang hanya Rp 65,2 miliar.

“Tahun 2019 lalu santunan kecelakaan lalu lintas mencapai Rp 67,8 miliar itu sudah kami bayarkan kepada korban,” jelas dia, disela-sela penyerahan penghargaan, di RS Mardi Rahayu, Rabu (29/1/2020).

Peningkatan klaim itu juga menunjukkan jumlah korban kecelakaan mengalami peningkatan dari sebelumnya 3.748 korban pada 2018 menjadi 3.774 korban pada 2019.

Menurutnya, peningkatan korban kecelakaan itu didominasi karena faktor manusianya, adanya pelanggaran aturan lalu lintas dan kondisi infrastruktur jalan yang rusak.

“Faktor-faktor itu yang membuat korban kecelakaan mengalami peningkatan,” ujar dia.

Lebih lanjut, khusus untuk wilayah Kabupaten Kudus menempati peringkat kedua dengan jumlah santunan terbesar yang mencapai Rp 13,3 miliar.

Peringkat pertama santunan korban kecelakaan terbesar adalah Kabupaten Pati yang totalnya mencapai Rp 15 miliar.

Jasa Raharja memberikan klaim tidak hanya untuk medis, tetapi semua hal yang masih berkaitan dengan korban kecelakaan.

“‎jika dulu barang habis pakai dan biaya telepon itu tidak diklaim, sekarang sudah bisa diklaim asalkan masih berkaitan dengan korban,” ujar dia.

Saat ini, sudah ada sedikitnya 28 rumah sakit yang telah bekerjasama ‎dengan Jasa Raharja di wilayah Kabupaten Kudus, Jepara, Blora, Pati dan Rembang.

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi