Jateng Raih Penghargaan Provinsi Paling Inovatif Ungguli Jabar dan DKI

bhinnekanusantara.id – Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi paling inovatif tahun 2019, dalam ajang Innovative Government Award 3.

Seperti dilansir dari keterangan resmi yang diterima IDN Times, gelaran itu diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (7/10) malam.

1. Ada lima kategori yang dinilai

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Provinsi Jawa Tengah mengalahkan dua provinsi unggulan lainnya, yaitu Jawa Barat dan DKI Jakarta, dalam tiga kategori penilaian sekaligus yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Terdapat lima kategori atau klaster dalam ajang tersebut. Yaitu klaster Provinsi Terinovatif, Kota Terinovatif, Kabupaten Terinovatif, Daerah Perbatasan Terinovatif, dan Daerah Tertinggal Terinovatif.

2. Jawa Tengah ungguli Jawa Barat dan DKI Jakarta

Jawa Tengah sendiri unggul pada klaster Pemerintah Provinsi Terinovatif, Jawa Tengah, diikuti Jawa Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta dan Riau.

Total terdapat 32 pemerintah daerah (pemda) yang meraih penghargaan yang menilai pada Tata Kelola Pemerintahan, Layanan Publik, dan layanan Lainnya itu.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan meski secara kuantitas naik, untuk peraih penghargaan masih berkutat di daerah atau pemda yang sama. Itu juga berlaku untuk ajang penghargaan yang digelar oleh lembaga atau pihak lainnya.

“Ada banyak lembaga yang menyelenggarakan seperti (ajang) ini. Tapi 80 persen yang menang sama. Jawa Tengah, Jawa Barat untuk provinsi, Banyuwangi untuk kabupaten,” jelas Tjahjo.

3. Diharapkan bisa merangsang pemda lain

Inovasi yang dilakukan pemda tahun ini melonjak drastis sebanyak 217 persen, dari 3.718 inovasi pada 2018. Naik menjadi 8.014 inovasi pada 2019.

Adanya ajang tersebut, imbuh Tjahjo, dapat menstimulus pemda lain agar semangat melakukan pembaruan-pembaruan, terutama di bidang tata kelola pemerintahan dan layanan publik. Sehingga pembangunan dan pemerataan pertumbuhan perekonomian bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

4. Wujud kesuksesan dari tiga filosofi pelayanan

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa penghargaan yang diraihnya merupakan penjelmaan dari tiga filosofi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yaitu pelayanan yang mudah, murah, dan cepat. Intisari dari tiga pelayanan adalah akuntabilitas dan transparansi.

“Dengan seperti itu banyak hal kita peroleh karena semua yang kita lakukan bisa dipertanggungjawabkan. Sumberdaya manusia semakin baik dan yang paling penting adalah masyarakat terlayani dengan baik,” tutur Ganjar.

5. Konsep yang menjadi juara bisa diadopsi daerah lain

Ganjar berharap daerah-daerah yang selama ini meraih predikat terbaik bisa dijadikan panutan atau role model, baik dalam bidang tata kelola pemerintahan, tata kelola keuangan, inovasi layanan publik maupun sistem kepemimpinan.

“Jika yang the best ini diterapkan di seluruh daerah, baik Pemprov maupun Pemkab atau Pemkot akan jadi gerakan yang luar biasa. Karena yang the best itu kan sudah teruji. Untuk teknis bisalah diatur, tapi memajukan bangsa ini yang paling penting,” tegasnya.

 

sumber : idntimes.com
editor : saibumi @polda jateng #polres rembang