Jembatan Desa hingga Terpencil Jadi Fokus Pembangunan Polda Riau

Jembatan Desa hingga Terpencil Jadi Fokus Pembangunan Polda Riau

Pekanbaru – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait percepatan pembangunan infrastruktur, Kapolri memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk turut mendukung program strategis nasional tersebut. Di Provinsi Riau, instruksi itu segera ditindaklanjuti oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melalui pembentukan tim asesmen Polda Riau yang diterjunkan langsung ke lapangan.

Tim asesmen tersebut harus menempuh medan berat dan akses sulit untuk menjangkau berbagai wilayah pedesaan dan lokasi terpencil di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi infrastruktur jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebanyak 23 titik jembatan memerlukan perhatian serius. Jembatan-jembatan tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari desa pesisir hingga kawasan pedalaman, yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga.

Adapun lokasi jembatan yang telah dilakukan pengecekan meliputi Jembatan Desa Tanjung Pasir, Jembatan SDN 20 Sapat, Jembatan Desa Tanjung Beludu, Jembatan SDN 01 Semulut, Jembatan Desa Tanjung Gemuk, Jembatan Jalan Pendidikan, Jembatan Jalan Tanjung Bendahara, Jembatan Dusun Kuala Panda, Jembatan Gang Danau Toba, Jembatan Dusun Darussalam, Jembatan SDN 014, Jembatan Jalan Kampung Aman, Jembatan Gantung Dusun Tanjung, Jembatan RT 01 RW 01 Dusun I Desa Lubuk Agung, Jembatan RT 01 RW 01 Dusun I Desa Gobah, Jembatan Desa Bukit Batu, Jembatan Desa Tamiang, Jembatan Desa Muara Petai, Jembatan Desa Sangau, Jembatan I Kampung Melati, Jembatan II Kampung Melati, serta Jembatan Jalan Utama Raja Melani.

Berdasarkan hasil asesmen teknis tersebut, Polda Riau akan melaksanakan pembangunan 16 unit jembatan baru dengan total panjang 378 meter, serta melakukan renovasi terhadap 7 jembatan dengan total panjang 228,5 meter.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan Presiden sekaligus wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Arahan Presiden dan perintah Kapolri menjadi komitmen kami. Polda Riau hadir untuk memastikan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pedesaan dan terpencil, memiliki akses yang aman dan layak. Infrastruktur jembatan ini sangat penting untuk menunjang aktivitas pendidikan, ekonomi, dan keselamatan warga,” ujar Irjen Herry Heryawan.

Ia menambahkan, pembangunan dan renovasi jembatan tersebut bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Riau.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Akses yang baik akan membuka peluang ekonomi, mempermudah layanan pendidikan dan kesehatan, serta mengurangi risiko kecelakaan,” tegasnya.

Langkah Polda Riau ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aksesibilitas dan keselamatan warga, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Riau.

Read more