Kabur 2 Tahun, Buronan Kasus Perdagangan Orang di NTT Ditangkap di Semarang

bhinnekanusantara.id – Tim gabungan dari Kejari Kupang, Kejati NTT, dan Kejati Jawa Tengah, menangkap Yusak Subekti Gunanto. Dia merupakan buronan dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Asisten Intelijen Kejati Jateng Emilwan Ridwan, menjelaskan penangkapan dilakukan di SPBU daerah Gombel, Kota Semarang, pada Rabu (24/6) malam sekitar pukul 19.11 WIB.
“Kejati NTT dibantu Kejati Jateng dan Kejari Kota Semarang dan Kabupaten Semarang melakukan penangkapan terhadap terpidana perkara tindak pidana perdagangan orang atas nama Yusak Subekti Gunanto,” kata Emilwan, Kamis (25/6).
Tanpa perlawanan, Yusak langsung digelandang ke Kantor Kejari Kota Semarang. Di sana, Yusak juga langsung menjalani rapid test.
“Dilakukan pemeriksaan oleh Kejari. Dilakukan rapid test sesuai protokol kesehatan,” ucap Emilwan.
Emilwan menjelaskan, Yusak merupakan tersangka kasus TPPO yang dijatuhi hukuman 7 tahun oleh Mahkamah Agung (MA) pada 31 Januari 2018. Namun sebelum putusan keluar, ia sudah tidak menghuni sel karena masa penahanannya habis.
“Yusak ini dinyatakan bersalah dan dihukum dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp 120 juta subsider 3 bulan kurungan,” ujar Emilwan.
Selama dua tahun, tim Kejari Kupang dan Kejati NTT melakukan pencarian. Usai menjalani rapid test, Yusak langsung dibawa ke tahanan Polrestabes Semarang sebelum dibawa ke NTT.
“Kami titipkan di rutan Polrestabes Semarang,” tegasnya. (dealova)